Data ekonomi dan rencana pengucuran bailout terhadap Yunani angkat Wall Street. Membaiknya sejumlah data ekonomi di Amarika serta mulai adanya titik terang rencana pengucuran dana bailout kedua terhadap Yunani mengangkat pasar saham Amerika pada perdagangan minggu lalu. Indeks DJIA ditutup naik 1.16% ke level 12,950, S&P 500 naik 1.38% ke 1,361 dan Nasdaq naik 1.65% ke 2,952. Turunnya data Initial Jobless Claims sebesar 2.79% serta naiknya Leading Indicators menjadi katalis positif bagi pasar. Selain itu, data ekonomi lainnya yang dirilis adalah Retail Sales bulan January (naik 0.4% mom), Industrial Production January (tidak mengalami pertumbuhan), Producer Price Index January (+0.1% mom, +4.1% yoy), Housing Starts & Building Permits January (naik masing masing 1.5% & 0.7%) serta Consumer Price Index January (+0.2% mom, +2.9% yoy). Minggu ini pasar akan menunggu data Existing Home Sales January (est. +0.9% mom), Housing Price Index December (est. +0.1% mom) dan Ne w Home Sales January (est. +2.6% mom). Dari Eropa, para pemimpin Eropa hari ini akan mengadakan pertemuan guna membahas rencana pengucuran dana bailout kedua kepada Yunani sebesar 130 miliar euro (USD 170 miliar).
Kami proyeksikan IHSG menguat (Range 3,950 — 3,990). IHSG mampu menguat pada perdagangan sebelumnya dan bertahan di atas support level 3,930, indeks juga tampak mampu melewati EMA 20 dengan membentuk long white marubozu yang dengan demikian kembali berpeluang untuk dapat melanjutkan penguatannya dan bergerak menuju resistance level terdekatnya di 3,990, akan tetapi jika indeks berbalik melemah, kemungkinan akan kembali menguji EMA 20 di level 3,950. Hari ini diperkirakan indeks bergerak pada kecenderungan yang menguat.
(ang/ang)











































