Jakarta -
IHSG hanya bergerak 3 poin pada perdagangan awal pekan ini, ditutup naik tipis di level 3980,253 (+3,711 poin, +0,09%). Kenaikan 95 saham mampu menahan penurunan 123 saham karena rata-rata saham yang naik memiliki kapitalisasi pasar yang lebih besar daripada saham yang turun. Meskipun ditutup di zona positif, IHSG cenderung tertinggal dari beberapa bursa Asia Pasific lainnya terutama Nikkei (+1,08%) dan AORD (Australia, +1,39%), hanya Hang Seng yang ditutup dizona merah. Sektor infrastruktur (+1,16%) naik paling tinggi bersama-sama dengan tiga sektor lainnya, sedangkan sektor pertanian (-1,19%) turun paling dalam bersama empat sektor lain. Saham INDY (+4,08%) menjadi top gainer untuk kelompok saham LQ45, saham ini mengalami kenaikan cukup tinggi setelah melaporkan akusisi perusahaan batubara oleh anak usahanya.
IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak dalam kisaran sempit dengan berusaha menembus level 3984. Bila berhasil indeks menuju level 4007 sebagai level krusial. Indeks masih dalam posisi tren naik sepanjang di atas level 3967. Indikator Stochastic dalam pergerakan uptrend sementara indicator MACD bergerak berbalik arah ke atas yang berpotensi membentuk pola golden cross. Saham lapis dua masih bertengger dalam posisi tren naik sementara saham unggulan berpotensi memasuki tren naik. Bebarapa sector seperti saham sector property, infrastruktur, agrikultur, pertambangan dan perdagangan dalam posisi tren naik. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3970 hingga level 4010.
(ang/ang)