Minyak light sweet diperdagangkan di level US$105.96 per barel ditengah spekulasi akan turunnya jumlah permintaan bahan bakar di negara pengkonsumsi energi terbesar dunia itu.
IHSG kemarin (22/2) ditutup turun 8 poin (-0.20%) ke 3,995.02 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp43 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, GGRM, BBCA, BMRI dan ASRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG terkoreksi dengan candlestick yang membentuk pola hanging man yang mengindikasikan sinyal bearish reversal.
Sementara dari pergerakan indikator teknikal, MA5 dan MA20 berhasil membentuk goldencross namun perlu diwaspadai pergerakan stochastic yang mulai bergerak melandai dengan RSI yang bergerak downtrend.
Pada perdagangan hari ini (23/2), IHSG akan cenderung melemah dan diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,963-4,028 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. JPFA, BBTN dan IMAS.
(etr/ang)
