Lautandhana Securindo: Indeks Bisa Rebound di Akhir Pekan

Lautandhana Securindo: Indeks Bisa Rebound di Akhir Pekan

- detikFinance
Jumat, 24 Feb 2012 08:53 WIB
Jakarta - IHSG kemarin kembali ditutup melemah sebesar 0,9% pada level 3.958,81 didorong oleh maraknya aksi profit taking investor pada saham-saham unggulan dan lapis kedua. Hanya saham sektoral property yang berhasil ditutup pada teritori hijau. Tekanan jual signifikan kembali terjadi pada saham sektoral aneka industri, keuangan dan infrastruktur yang mengkontribusi pelemahan IHSG. Asing tercatat membukukan transaksi net sell sebesar Rp 122 miliar. Sentimen negatif datang dari China yang akan memangkas target pertumbuhan ekonominya tahun ini, pesimisme atas proses realisasi restrukturisasi utang Yunani dan lonjakan harga minyak dunia yang mendorong bursa Asia mayoritas ditutup terkoreksi. Saham-saham top gainers diantaranya HMSP naik Rp 4.200, DSSA naik Rp 2.450, FAST naik Rp 1.000 dan GGRM naik Rp 900; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.500, UNTR turun Rp 950, UNVR turun Rp 600 dan PTBA turun Rp 200.

Bursa Wall Street semalam berhasil ditutup menguat terbatas dipicu oleh positifnya beberapa indikator ekonomi AS, seperti: flatnya data pengangguran dan lonjakan harga properti sebesar 0,7% di bulan Desember. Indeks Dow Jones kembali ditutup mendekati level psikologis 13.000 di level 12.984,7 (+0,4%) dipimpin oleh penguatan saham bluechips IBM dan P&G. Sementara itu, bursa Eropa semalam cenderung ditutup melemah akibat adanya proyeksi Uni Eropa akan mengalami resesi ekonomi II dalam tiga tahun mendatang. Indeks DJ Euro Stoxx ditutup melemah sebesar 0,4% di level 2.508,1.

Bursa Asia akhir pekan di pagi ini dibuka menguat terbatas ditopang oleh positifnya data ekonomi AS. Indeks Nikkei +0,2%; KOSPI +0,4%; STI +0,2% dan KLSE +0,01%. Untuk IHSG di akhir pekan ini kami perkirakan berpotensi terjadi teknikal rebound dengan kisaran trading di level 3.893-3.987. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads