Wallstreet ditutup mixed. Perdagangan pekan kemarin bergerak flat didorong oleh sentimen negatif dan positif di pasar. Data indeks Konsumen serta penjualan rumah baru mengangkat Nasdaq +0.23% dan S&P +0.17% Namun kekhawatiran gangguan pasokan minyak akibat ketegangan geopolitik program nuklir Iran mengangakat harga minyak khususnya Brent oil hingga $125/ barrel mendekati tertinggi selama 10 bulan dan Dow jones melemah tipis –0.01%. Selama sepekan Dow jones menguat sekitar +0.35%, Nasdaq +0.4% dan S&P membukukan kinerja ytd +8.6% dimana merupakan kinerja tertinggi sejak Juni 2008 beberapa bulan sebelum Lehman Brother runtuh. Sementara itu, perdagangan mata uang Euro meraih level tertinggi sejak dua bulan terhadap USD dan empat bulan terhadap Yen mengingat optimisme penyelesaian utang zona Euro. Bursa Eropa bergerak mixed dimana CAC +0.57%, FTSE –0.05% dan DAX +0.81%. Pekan ini akan diadakan pertemuan para menteri keuangan dan Gubernur Bank sentral ekonomi G-20 di Meksiko untuk membahas krisis utang zona Euro dan dorongan kepada Negara G-20 dalam membantu penyelesaian krisis. Disamping itu, data ekonomi AS yang akan dirilis pekan ini adalah durable goods orders, GDP, Klaim pengangguran dan ISM manufacturing.
IHSG Berpeluang Rebound (Range 3,865—3,930). IHSG kembali ditutup melemah pada perdangan kemarin dan sempat mencoba untuk melewati support level yang berada 3,850 dan 3,865, namun kemudian mampu ditutup bertahan di level 3,894, penguatan yang terjadi di akhir sesi bursa memberikan peluang bagi indeks untuk mengalami technical rebound dan bergerak menuju resistance level di 3,930 hingga level 3,950, namun jika indeks kembali melemah diperkirakan kembali menguji level 3,865. Hari ini diperkirakan indeks bergerak pada kecenderungan menguat.
(ang/ang)











































