Mayoritas saham yang ditransaksikan di bursa AS mencatatkan kenaikan di New York. Indeks S&P500 naik +0.1% dan Nasdaq naik +0.08%. Sedangkan indeks Dow Jones turun kurang dari -0.1%. Faktor yang turut mendongkrak pergerakan Wall Street tadi malam adalah data penjualan perumahan yang lebih baik daripada prediksi. Harga kontrak minyak jenis WTI mencatatkan penurunan sebesar 66 sen atau -0.6% menjadi USD 107.90 per barel di New York Mercantile Exchange pagi tadi. Bursa saham Eropa tumbang lantaran negara G20 menolak permintaan dari negara zona Euro untuk meningkatkan pendanaan di IMF. Pejabat G-20 dalam pertemuan di Meksiko kemarin, justru meminta para pemimpin zona Euro untuk menyediakan lebih banyak dana talangan, sebelum negara G20 turun tangan untuk membantu. Desakan ini menempatkan tanggung jawab besar pada Jerman, sebagai penyumbang terbesar dalam dana talangan. Indeks FTSE jatuh -0.33% dan DAX tumbang -0.22%.
IHSG Cenderung Menguat (Range 3,850 β 3,890). IHSG kembali ditutup melemah melanjutkan pelamahan yang terjadi sebulumnya, indeks juga sempat memcoba untuk melewati support level yang berada di 3,850 namun belum mampu, hingga akhirnya mampu ditutup bertahan di atasnya yaitu 3,861. RSI menunjukkan bahwa indeks sudah mengalami kejenuhan terhadap aksi jual dan berpeluang mengalami technical rebound menuju resistance level di 3,890. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak pada kecenderungan yang menguat.
(ang/ang)











































