Jakarta - Pada perdagangan jumat pekan kemarin, IHSG ditutup turun 33.55 poin ke level 3861 dengan transaksi senilai Rp 4.1 triliun dan asing melakukan net selling Rp 514.4 miliar. Ketidakpastian dari waktu kenaikan harga BBM serta ancaman tingginya inflasi masih membayangi pergerakan pasar pada perdagangan kemarin.
Seiring rencana pemerintah menaikkan BBM bersubsidi. Target inflasi setelah kenaikan BBM kemungkinan naik diatas 6% dari perkiraan semula sekitar 5.5%
Indeks Dow jones kemarin ditutup stagnan pada level 12981.51,setelah sempat menyentuh level 13.ooo. Indeks S&P ditutup naik 1.85 poin tertinggi sejak 2008 setelah harga minyak mentah dunia mulai mengalami penurunan dan US Housing data yang positif.indeks Utama Eropa kemarin ditutup rata-rata melemah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks regional pagi ini dibuka mixed, diperkirakan akan memberikan sentimen yang positif bagi pergerakan IHSG hari ini. Aspek teknikal, IHSG terkoreksi dalam 4 hari terakhir dan mendekati support jangka panjang MA 200 pada 3830. Indikator stochastic oscillator dan RSI bergerak downtrend dan memasuki area overbought. Hari ini, indeks IHSG diperkirakan bergerak pada range 3833-3894 dengan potensi rebound.
(dru/dru)