Panin Sekuritas: Saham Unggulan Masih akan Terluka

Panin Sekuritas: Saham Unggulan Masih akan Terluka

- detikFinance
Selasa, 28 Feb 2012 09:40 WIB
Jakarta - Wallstreet pada pembukaan perdagangan di awal pekan sempat melemah sekitar 1% dipicu oleh permintaan kawasan Eropa untuk meningkatkan dana bantuan melalui IMF mendapat penolakan oleh negara G-20. Tetapi penurunan ini tidak berlangsung lama setelah data pending home sales Januari dirilis naik 2% yang lebih tinggi dari estimasi awal.

Wallstreet masih 'bermain' di kisaran level tertingginya selama 4 tahun mencoba untuk mendobrak resisten tersebut.

Korban dari ketidakpastian harga kenaikan BBM subsidi dan inflasi, yaitu bluechip hari diperkirakan masih akan terluka meskipun sudah mulai terbatas. Dan ini saat yang baik mendapat harga murah untuk barang bagus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mungkin ada yang bertanya-tanya "kenapa kenaikan BBM menjadi momok yang menakutkan? kan tinggal dihitung aja berapa kontribusinya terhadap inflasi". Percaya ga percaya beberapa pedagang di pasar saat ini telah menaikkan barang dagangannya 10-20% mengantisipasi kenaikan BBM, padahal kenaikkannya saja belum terjadi. Dan banyak yang 'aji mumpung' menggunakan kenaikan BBM untuk menaikkan marjin keuntungan mereka.

BOW
JSMR : infrastruktur booming, tarif naik sesuai inflasi, banyak proyek baru dijalur gemuk.

UNTR : lap keuangan yang bagus, sektor batubara yang menjadi penopang masih akan terus bullish, PER'12 13,5x

SMGR & INTP : infrastruktur booming tentunya akan meningkatkan permintaan semen dan ini mulai terlihat dari konsumsi semen Januari 2012 naik +14%yoy

BBRI : NIM tertinggi disektor, yaitu di level 10%an sedangkan sektor rata-rata 5%an, resiko terbatas/terdiversifikasi/tersebar karena pasarnya sektor ritel.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads