Jakarta - Pada perdagangan Selasa (28/2) Indeks Dow Jones ditutup menembus level 13.000 untuk pertama kalinya sejak 2008. Indeks Dow Jones tercatat naik 23,61 (0,18%) ke level 13.005,12 menyusul keluarnya Data Consumer Confidence dunia yang menunjukkan kenaikan tertinggi pada Febuari serta mulai menurunnya harga minyak.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$107 per barel di New York ditengah aksi profit taking setelah kenaikan harga yang terjadi pada beberapa hari terakhir terkait sentimen negatif dari Iran.
IHSG kemarin (28/2) ditutup naik 42.54 point (+1.10%) ke level 3,903.56 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 315.2 miliar dengan saham yang paling banyak di jual ASII, BBRI, ADRO, AKRA dan UNTR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, setelah tertekan dalam empat hari terakhir IHSG berhasil rebound dengan candlestick membentuk pola Bullish Engulfing mengindikasikan sinyal Bullish Reversal sementara Indikator Stochastic dan RSI mulai bergerak reversal dengan MACD Histogram yang mulai bergerak memendek di area negatif. Pada perdagangan hari ini (29/2), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3868-3955 dengan kecenderungan menguat. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l BUMI, CPIN, dan MAPI.
(etr/ang)