Investor semakin agresif dengan banyak sentimen positif, mulai dari menguatnya bursa global dan regional hingga pemulihan ekonomi AS dan perkembangan krisis utang di Eropa. Bursa saham Asia ditutup melonjak kemarin, setelah data produksi industri di Jepang naik 2% dibanding bulan sebelumnya dan produksi industri di Korea Selatan yang naik 3,3% per Januari. Indeks Nikkei menguat tipis +0.01%, Kospi naik +1.33%, dan Hang Seng reli +0.52%.
Bursa Amerika dilanda aksi jual, walaupun sempat bergerak positif pada awal perdagangan kemarin. Indeks S&P500 turun -0,5%, Dow Jones turun -0,4%, dan Nasdaq juga turun sebesar -0,2%. Aksi jual bursa AS dipicu oleh pimpinan the Federal Reserve, Ben Bernanke, yang tidak memberikan indikasi apa pun untuk menstimulasi perekonomian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG berpeluang menguat (3.970—4.000). IHSG kembali ditutup menguat melanjutkan penguatan yang terjadi sebelumnya dan mampu melewati resistance level yang berada di level 3.970, candle yang membentuk long white marubozu menunjukkan bahwa indeks praktis berada dalam penguasaan sisi beli sepanjang perdagangan, yang dengan demikian memungkinkan untuk kembali menguat menuju resistance level di 4.000.
Stochastic dan RSI juga mengonfirmasi adanya peluang penguatan ini, namun jika indeks berbalik melemah kemungkinan dapat menguji support level yang berada di 3.970. Hari ini diperkirakan indeks bergerak menguat dan menguji level 4.000.
(wep/wep)











































