Bursa Wall Street semalam berhasil ditutup menguat terbatas ditengah isu meledaknya jaringan pipa minyak milik Arab Saudi. Harga minyak dunia pun terkerek naik hinga ke level US$ 109 per barrel. Penguatan bursa ditopang oleh membaiknya data pengangguran mingguan (turun sebanyak 2.000 jiwa) dan stabilnya angka inflasi. Sinyal posotif dari data ekonomi AS tersebut juga mendorong bursa Eropa ditutup menguat signifikan dimana indeks DJ Euro Stoxx naik 1,5% di level 2.548,7 sedangkan indeks FTSE 100 naik 1% di level 5.931,3.
Bursa Asia pagi ini dibuka menguat setelah adanya suntikan dana likuiditas dari Bank Sentral Eropa pekan ini meminimalkan kekhawatiran atas krisis utang Eropa dan lonjakan harga minyak dunia. Indeks Nikkei +0,8%; KOSPI +0,6%; STI +0,5% dan KLSE +0,2%. Untuk IHSG akhir pekan, kami perkirakan bergerak mixed dan berfluktuatif dengan kisaran trading di level 3.880-4.035. Katalis pergerakan IHSG adalah maraknya release kinerja keuangan emiten di 2011. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.
(ang/ang)











































