Serta, adanya pola bearish harami masih memberi sinyal negatif. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan begerak cenderung untuk mixed hari ini.
Beberapa sentimen yang menyebabkan pasar bergerak antara lain:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana akan digunakan untuk pembukaan gerai baru dan sisanya untuk penambahan modal kerja. Tahun ini SBL akan menambah lima gerai baru dan setiap gerai membutuhkan biaya investasi senilai Rp 8 miliar-Rp 10 miliar. Perseroan menargetkan penambahan 16 gerai baru daalam periode 2012-2014 dan saat ini perseroan mengelola 14 gerai.
Sinar Mas Rencana penanaman baru - PT Sinar Mas Agro Resources & Technology (SMAR) akan menanam tanaman baru seluas 30 ribu ha pada tahun ini dan membutuhkan dana senilai Rp 1,35 triliun. Kebutuhan dana tersebut akan diambil dari hutang bank sebanyak 60% dan sisa nya dari kas internal perseroan. Saat ini luas tertananam kebun perseroan mencapai 460 ribu ha.
BTEL Rencanakan Rights Issue - PT Bakrie Telecom (BTEL) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) sebagai salah satu opsi BTEL untuk melunasi obligasi dan pinjaman yang jatuh tempo pada tahun ini. BTEL berencana Rights Issue sebesar 10% dengan target dana Rp 900 miliar. Selain itu opsi lainnya adalah menjual aset BTEL sehingga dana tersebut dapat dipergunakan untuk melunasi utang. BTEL sedang mencari pinjaman bank asing Rp 650 miliar, ditengah ancaman terlanggarnya kovenan atau syarat perjanjian emisi obligasi.
PGAS Anggarkan Capex US$ 250 Juta - PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) menganggarkan capital expenditure (capex) senilai US$ 250 juta pada tahun ini. Nilai itu lebih tinggi daripada capex tahun lalu senilai US$ 200 juta. Capex untuk membiayai pengembangan industri hilir dalam penyaluran bahan bakar gas (BBG) dan pembangunan LNG Receiving Terminal atau FSRU di Belawan, Sumatera Utara dan di Jawa Barat. PGAS akan mengandalkan kas internal untuk memenuhi capex tahun ini.
(wep/wep)











































