Lautandhana Securindo: Indeks Minim Katalis Positif

Lautandhana Securindo: Indeks Minim Katalis Positif

- detikFinance
Senin, 05 Mar 2012 09:01 WIB
Jakarta - IHSG akhir pekan berhasil ditutup menguat sebesar 1,1% pada level 4.004,87 dipicu oleh maraknya aksi beli pada beberapa saham unggulan terutama di sektoral consumer, property dan infrastructure. Asing kemarin kembali membukukan transaksi net buy signifikan sebesar Rp 584 miliar. Katalis positif datang dari turunnya data pengangguran AS, suntikan dana likuiditas oleh Bank Sentral Eropa dan turunnya yield surat utang Italia dan Spanyol. Bursa Asia lainnya pun juga berhasil serentak ditutup menguat rata-rata sebesar 0,3%-1,4%. Saham-saham top gainers diantaranya MBLI naik Rp 10.000, GGRM naik Rp 1.000, UNVR naik Rp 600 dan ITMG naik Rp 600; sedangkan saham-saham top losers antara lain BATA turun Rp 1.000, IDKM turun Rp 200, PSAB turun Rp 150 dan PTRO turun Rp 100.

Minimnya katalis positif pada perdagangan akhir pekan membuat bursa Wall Street ditutup cenderung melemah terbatas. Indeks Dow Jones ditutup turun tipis sebesar 2,73 pts di level 12.977,6 dipimpin oleh pelemahan saham American Express (-1,1%). Pun demikian dengan bursa Eropa yang juga ditutup melemah terbatas dimana indeks DJ Euro SToxx -0,1% dan FTSE 100 -0,3%. Penguatan saham-saham sektoral perbankan Eropa, seperti ING (+3,2%), BNP (+1,5%) dan Barclays (+2,2%) mampu menahan laju koreksi perdagangan bursa Eropa.

Bursa Asia pagi ini dibuka cenderung bervariasi akibat minimnya katalis positif dan adanya aksi profit taking. Indeks Nikkei -0,03%; KOSPI -0,6%; STI +0,07% dan KLSE +0,4%. Untuk IHSG awal pekan kami perkirakan bergerak sideways dengan potensi adanya koreksi akibat aksi ambil untung investor. Kisaran trading IHSG hari ini berada di level 3.949-4.087. Katalis domestik yang menjadi penggerak IHSG adalah mulai maraknya pengumuman laporan keuangan emiten serta pembagian dividen periode 2011. Saham pilihan kami antara lain: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, PTBA, AALI, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads