Data ekonomi dan pemotongan target pertumbuhan China dorong Wallstreet melemah. Pelemahan bursa regional kemarin akibat pemotongan target pertumbuhan ekonomi China sebesar 7.5% dimana merupakan pertumbuhan terendah sejak tahun 2004 memberikan sinyal pelemahan ekonomi global dan mendorong bursa wallstreet melemah. Dow jones melemah –0.11%, Nasdaq –0.86% dan S&P –0.39%. Disamping itu, data factory orders yang mengalami penurunan sejak tiga bulan terkahir menjadi –1% vs sebelumnya 1.1% menjadi sentime negative pelemahan bursa. Sementara itu, bursa Eropa juga mengalami pelemahan akibat data Final Service PMI yang berkontraksi dimana indeks aktivitas bisnis di kawasan Euro turun menjadi 48.8 dibawah estimasi sebesar 49.4. FTSE melemah –0.61%, CAC –0.39% dan DAX –0.79%. Di pekan ini rilis data ekonomi AS yang akan dipublikasikan adalah ADP employment report hari Rabu, Jobless claim di hari Kamis dan Employment situation serta International Trade hari Jumat.
IHSG fluktuatif cenderung melemah (Range 3,950 — 4,005). IHSG gagal melanjutkan penguatannya pada perdagangan kemarin dan kembali ditutup di level 3,984, kegagalan ini berpotensi membawa indeks bergerak melemah menuju support level yang berada di 3,950 yang sekaligus merupakan level dari EMA 20. Candle yang menunjukkan hanging man memungkinkan bagi indeks untuk mengalami pelemahan dalam jangka pendek. Stochastic tampak mengalami overbought dan juga berpotensi terjadi death cross. Jika IHSG berbalik menguat kemungkinan kembali menguji level 4,000. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif pada kecenderungan melemah.
(ang/ang)











































