Jakarta - IHSG mengakhiri perdagangan Selasa (06/03) dengan mengalami penurunan sebesar 17.821 poin atau 0.45% menjadi 3,967.076. Tujuh dari sembilan indeks sektor IHSG melemah, dipimpin oleh sektor industri dasar yang turun 1.46%, sektor infrastruktur turun 1.08% dan sektor barang dan jasa turun 0.93%. Namun sektor industri dasar menguat sebesar 0.08% bersama dengan sektor barang dan jasa naik 0.05%. Turunnya IHSG dan didukung juga oleh merosotnya indeks bursa-bursa saham di regional Asia pada hari Selasa. Restrukturisasi utang Yunani serta data ekonomi yang diprediksi akan menunjukkan kontraksi pada perekonomian Eropa dan China menimbulkan kekhawatiran para pelaku pasar. Ketidakpastian mengenai partisipasi kreditur swasta terkait debt swap Yunani memberatkan langkah pergerakan sahamβsaham Asia kemarin. Sementara itu, indeks saham-saham blue-chip Indonesia, LQ 45, juga mengalami penurunan sebesar 4.374 poin atau 0.63% menjadi 686.227. Sebanyak 139 saham melemah pada perdagangan kemari n, 68 saham menguat dan sisanya 110 saham stagnan. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 3.331 miliar lembar saham senilai Rp 2.246 triliun. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 1.658 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top losers Selasa antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 1000 poin atau 2.32% ke Rp 42,150, Gudang Garam (GGRM) turun 550 poin atau 0.96% ke Rp 56,500, Sarana Menara Nusantara (TOWR) melemah 500 poin atau 3.85% menjadi Rp 12,500, Unilever (UNVR) turun 350 poin atau 1.84% ke Rp 18,650, dan Indomobil Sukses International (IMAS) melemah 300 poin atau 2.17% menjadi Rp 13,500. Sementara saham-saham yang menguat paling banyak antara lain Mayora Indah (MYOR) naik 550 poin atau 3.61% ke Rp 15,800, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) menguat 300 poin atau 1.73% menjadi Rp 17,650, Surya Esa Perkasa (ESSA) naik 230 poin atau 15.03% ke Rp 1,760, Petrosea (PTRO) menguat 225 poin atau 5.11% menjadi Rp 4,625 dan Sona Topas Tourism Industry (SO NA) naik 210 poin atau 10.55% ke Rp 2,200.
Saham-saham AS berakhir dengan penurunan tajam pada hari Selasa, dipicu oleh kekhawatiran bahwa Yunani akan mengalami gagal bayar (default) dan tentang pertumbuhan ekonomi global. Indeks Dow Jones Industrial Averag turun 203.66 poin atau 1.57% menjadi 12,759.15, mencatat penurunan terbesar sejak 23 Nov tahun lalu. Turunnya indeks saham-saham blue-chip AS tersebut dipimpin oleh penurunan saham Caterpillar Inc (CAT) dan Alcoa Inc (AA). Sementara saham Intel Corp (INTC) menjadi satu-satunya saham yang mengalami kenaikan. Indeks S&P 500 turun 20.97 poin atau 1.54% menjadi 1,343.36. Indeks Nasdaq Composite turun 40.16 poin atau 1.36% ke 2,910.32. Seluruh sektor dalam S&P 500 ditutup di zona merah, dipimpin oleh saham-saham finansial dan industri.
Kami memperkirakan IHSG akan kembali melemah hari ini, seiring kekhawatiran para pelaku pasar mengenai prospek pertumbuhan ekonomi global. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG hari ini akan berada di 3,910 dan 3,985 masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Pick:
HRUM (8,450) β SELL
BRAU (510) β Buy on Weakness
INAF (196) β Buy on Weakness
TINS (1,890) β Spec. Sell
(ang/ang)