Mega Capital: Indeks Kembali Melemah

Mega Capital: Indeks Kembali Melemah

Mega Capital - detikFinance
Rabu, 07 Mar 2012 09:18 WIB
Jakarta - IHSG melemah sejalan dengan mayoritas indeks acuan di kawasan regional. Indeks tercatat turun -0.45% menjadi 3,967.08. Delapan sektor yang dilanda aksi jual. Tiga di antaranya yakni infrastruktur yang turun -1.08%, consumer goods yang turun -0.93%, dan konstruksi yang turun -0.68%. Sedangkan dua sektor yang berhasil naik yakni perdagangan dan industri dasar dengan kenaikan masing-masing sebesar +0.05% dan +0.08%. Sementara itu, indeks Hang Seng turun -1.7%, indeks Nikkei turun -0.6%, dan indeks Kospi turun -0.8%. Beberapa sentimen yang mempengaruhi pergerakan bursa Asia adalah turunnya pemesanan manufaktur AS dan pemangkasan prediksi pertumbuhan ekonomi di China. Bursa regional melemah karena masih tertekan dengan kebijakan China. Pada sidang tahunan parlemen China, Pemerintah China memotong target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 7.5% dari target sebelumnya 8%. Hal ini memberi ruang terhadap perekonomian dengan potensi terjadi perlambatan. Sementara itu BEI berencana me mbentuk Investor Protection Fund (IPF), besaran jaminan dana investor ritel pasar modal yang akan ditanggung sekitar IDR 50 juta. BEI akan meniru pembentukan Lembaga Penjaminan Nasabah (LPS) di sektor perbankan yang besaran jaminan dana investor ritel pasar modal mencapai IDR 100 juta.

Pada perdagangan kemarin malam, bursa Amerika ditutup pada zona merah. Indeks S&P500 ditutup turun -1.54%, Dow Jones ditutup turun -1.57%, dan Nasdaq ditutup turun -1.36%. Begitu juga dengan Bursa Eropa yang ditutup melemah, DAX turun -3.40% dan FTSE -1.86%. Pasar masih terpengaruh negatif oleh pemangkasan target PDB China dan kecemasan soal debt swap Yunani. Berlanjutnya ketidakpastian program debt swap Yunani (penukaran obligasi lama dengan obligasi baru dengan tenor lebih panjang tapi nilainya dipangkas 50%) memicu tekanan jual di bursa Eropa. Di pasar muncul kekhawatiran jika partisipasi dari sektor swasta atas debt swap itu mungkin tidak akan memenuhi target. Jika mencapai target EUR 100 miliar euro, cukup memenuhi syarat bagi Yunani untuk dapatkan bailout. Tapi, berdasarkan Undang-Undang di Yunani, jika jumlahnya sudah mencapai 75%, Athena bisa memaksa keikutsertaan semua pihak untuk mencapai target tersebut. Artinya, Yunani dapat memaksa keikutsertaan para kredito rnya secara sepihak untuk menghindari gagal bayar. Tapi, pasar justru mengkhawatirkan Yunani tidak berhasil mencapai angka 75% itu.
IHSG cenderung melemah (Range 3,950 β€” 3,985). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan kemarin berada di level IDR 3,967, indeks juga sempat mencoba untuk melewati support level di 3,950 namun belum mampu untuk melewatinya, akan tetapi gagalnya indeks bertahan di atas 3,985 berpotensi membawa indeks kembali mengalami pelemahan menuju support level di 3,950 hingga 3,920. Stochastic mengindikasikan terjadinya death cross, sementara RSI juga gagal melewati center line. Hari ini kembali diperkirakan indeks berada pada kecenderungan yang melemah.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads