Pada perdagangan kemarin malam, bursa Amerika ditutup pada zona merah. Indeks S&P500 ditutup turun -1.54%, Dow Jones ditutup turun -1.57%, dan Nasdaq ditutup turun -1.36%. Begitu juga dengan Bursa Eropa yang ditutup melemah, DAX turun -3.40% dan FTSE -1.86%. Pasar masih terpengaruh negatif oleh pemangkasan target PDB China dan kecemasan soal debt swap Yunani. Berlanjutnya ketidakpastian program debt swap Yunani (penukaran obligasi lama dengan obligasi baru dengan tenor lebih panjang tapi nilainya dipangkas 50%) memicu tekanan jual di bursa Eropa. Di pasar muncul kekhawatiran jika partisipasi dari sektor swasta atas debt swap itu mungkin tidak akan memenuhi target. Jika mencapai target EUR 100 miliar euro, cukup memenuhi syarat bagi Yunani untuk dapatkan bailout. Tapi, berdasarkan Undang-Undang di Yunani, jika jumlahnya sudah mencapai 75%, Athena bisa memaksa keikutsertaan semua pihak untuk mencapai target tersebut. Artinya, Yunani dapat memaksa keikutsertaan para kredito rnya secara sepihak untuk menghindari gagal bayar. Tapi, pasar justru mengkhawatirkan Yunani tidak berhasil mencapai angka 75% itu.
IHSG cenderung melemah (Range 3,950 β 3,985). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan kemarin berada di level IDR 3,967, indeks juga sempat mencoba untuk melewati support level di 3,950 namun belum mampu untuk melewatinya, akan tetapi gagalnya indeks bertahan di atas 3,985 berpotensi membawa indeks kembali mengalami pelemahan menuju support level di 3,950 hingga 3,920. Stochastic mengindikasikan terjadinya death cross, sementara RSI juga gagal melewati center line. Hari ini kembali diperkirakan indeks berada pada kecenderungan yang melemah.
(ang/ang)











































