Phillip Securities Indonesia: IHSG Kembali Menguji Level 4,000

Phillip Securities Indonesia: IHSG Kembali Menguji Level 4,000

Phillip Securities - detikFinance
Rabu, 14 Mar 2012 09:55 WIB
Jakarta - Kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat hingga menyentuh level 4,000. IHSG naik 21.296 atau 0.53% ke 4,008.642 pada perdagangan hari Selasa (13/03). Sementara itu, LQ 45 mampu mempertahankan tren positifnya dengan tetap berada di zona hijau kemarin dengan mengakhiri perdagangan dengan menambah 3.670 poin atau 0.53% menjadi 693.045. Sebanyak 137 saham emiten IHSG naik, 72 saham turun, dan 109 saham stagnan.

Seluruh sektor mendukung IHSG dengan mengakhiri perdagangan pada zona positif, dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 1.28%, diikuti oleh sektor infrastruktur dengan positif sebesar 0.83% dan sektor pertanian dengan peningkatan sebesar 0.75%. Dari pasar regional Asia dilaporkan bahwa pemerintah Jepang menyatakan telah menerima persetujuan untuk membeli 65 miliar yuan atau senilai USD 103 miliar surat utang pemerintah China. Kebijakan ini sebagai upaya untuk melakukan diversifikasi cadangan Jepang selain dolar AS dan memperkuat hubungan ekonomi kedu a negara tersebut. Namun waktu pembelian belum ditetapkan, sebab Jepang masih memerlukan beberapa persiapan administrasi. Keputusan ini mengikis kekhawatiran investor terhadap eropa disaat mereka menunggu hasil rapat The Fed.

Sementara itu dari bursa reguler domestik tercatat sebanyak 3.006 miliar lembar saham senilai Rp 2.691 triliun di perdagangkan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 809.458 milliar. Saham-saham yang mencatat kenaikan terbanyak antara lain Myoh Technology (MYOH) naik 975 poin atau 24.53% ke Rp 4,950, Astra International (ASII) menguat 800 poin atau 1.15% ke Rp 70,600, Century Textile Industry (CNTX) naik 800 poin atau 10.39% ke Rp 8,500. Astra Agro Lestari (AALI) menguat 500 poin atau 2.25% ke Rp 22,700, dan Indomobil Sukses International (IMAS) naik 500 poin atau 3.70% ke Rp 14,000. Sedangkan saham-saham yang termasuk jajaran top losers Senin antara lain Delta Djakarta (DLTA) turun 1,550 poin atau 1.11% menjadi Rp 138.500, Sona Topas Tourism Industry (SONA) turun 230 poin atau 10.95% ke Rp 1,870, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 100 poin atau 0.23% menjadi Rp 42,850, H.M. Sampoerna (HMSP) melemah 100 poin atau 0.19% ke Rp 52,800, dan Nipress (NIPS) turun 100 poin atau 2.63% ke Rp 3,700.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham AS naik tajam pada hari Selasa, dengan indeks Nasdaq Composite berakhir di atas level 3,000 untuk pertama kalinya dalam 11 tahun setelah J.P Morgan Chase & Co. (JPM) menaikkan dividennya, data penjualan ritel (retail sales) yang menunjukkan kenaikan penjualan ritel di AS, dan keputusan bank sentral AS, the Fed, yang mempertahankan tingkat suku bunga di level 0.25%. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 217.97 poin, atau 1.7% ke 13,177.68. Saham J.P. Morgan Chase (JPM) naik 7% dan memimpin kenaikan saham-saham blue-chip AS setelah bank tersebut mengumumkan kenaikan dividen kuartalan dan akan membeli kembali (buy back) sahamnya senilai USD 15 miliar di akhir kuartal pertama tahun 2013. Indeks S&P 500 naik 24.87 poin atau 1.8% ke 1,395.96, sementara indeks Nasdaq Composite menguat 56.22 poin atau 1.9% ke 3,039.88.

IHSG hari ini kami perkirakan akan kembali menguat, seiring momentum positif di pasar ekuitas Asia pagi ini setelah bank sentral AS, the Fed mempertahankan tingkat suku bunga negara tersebut di level rendah dan setelah sebagian besar perbankan AS berhasil melewati stress test yang diadakan oleh the Fed. Kami memperkirakan IHSG akan diperdagangkan di rentang harga 3,980 dan 4,010.

Technical Pick:
BBNI (3,800) – BUY
MAIN (1,050) – BUY
CLPI (1,590) – Spec. Buy
INTA (870) – BUY

(dru/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads