Kiwoom Securities: IHSG Potensi Koreksi

Kiwoom Securities: IHSG Potensi Koreksi

Kiwoom Securities - detikFinance
Jumat, 16 Mar 2012 10:05 WIB
Kiwoom Securities: IHSG Potensi Koreksi
Jakarta - Pasar Mixed. Dow Jones ditutup positif, didukung oleh kuatnya data tenaga kerja dan indeks sentimen manufaktur. Komitmen IMF senilai US$ 36.56 Miliar untuk mendukung dana talangan Yunani diharapkan dapat memberi sentimen positif terhadap bursa Eropa. IHSG ditutup melemah dengan candlestick membentuk pola bearish engulfing. IHSG berpotensi menutup gap naik yang terbentuk sejak level 4,008. Dengan potensi koreksi, kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed pada akhir pekan ini.

AMRT – Rencana ekspansi

PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) berencana mengembangkan bisnisnya di Sumatera Utara, di tahap awal AMRT akan membangun sekitar 10 gerai Alfamart di Medan. Pembangunan satu gerai membutuhkan dana Rp 500 juta termasuk sewa lahan. Rencana ini termasuk bagian dari agenda ekspansi AMRT tahun ini. AMRT berencana menambah 800 gerai dan tiga pusat distribusi sepanjang 2012. Sebagian besar gerai baru akan dibangun di Jawa, Bali, Makassar, Lampung, Palembang serta Lombok. AMRT telah menganggarkan belanja modal Rp 960 miliar sama seperti tahun lalu untuk kebutuhan ekspansi dengan sumber dana Rp 1,17 triliun melalui private placement.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ASII – Data penjualan mobil

Penjualan mobil Astra Group tercatat naik 9.81%Mom menjadi 50,069 unit pada Februari 2012 dari 45,597 unit Januari lalu. Dengan demikian Astra Group tetap menjadi market leader pasar mobil nasional dengan kontribusi 58% terhadap total penjualan 86,407 unit pada Februari lalu. Penjualan PT Toyota Astra Motor (TAM) tercatat naik 15.09%Mom menjadi 33,593 unit pada Februari lalu, sedangkan penjualan PT Astra Daihatsu Motor tercatat naik 1.58%Mom menjadi 13,556 unit.

BBTN – Rencana Right Issue

PT Bank Tabungan Negara (BBTN) berencana melaksanakan right issue pada 4Q 2012 dengan target perolehan dana senilai Rp. 1.76-2.36 triliun melalui penerbitan saham baru maksimal sebesar 12.9% dari modal disetor.

BFIN – Rencana Penerbitan Obligasi

PT BFI Finance (BFIN) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp. 500-600 miliar untuk mendukung penyaluran pembiayaan perseroan. BFIN menargetkan pembiayaan tahun 2012 naik menjadi Rp. 7 triliun dari Rp. 5.7 triliun. Untuk mendukung rencana peningkatan tersebut perseoan akan membuka 50 cabang baru.

JSMR – Raih pinjaman baru

PT Jasa Marga (JSMR) meraih pinjaman sindikasi perbankan senilai Rp 1,7 triliun. Fasilitas ini berasal dari empat bank lokal, yakni Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Negara Indonesia (BBNI) dan Bank Central Asia (BBCA). Pinjaman bertenor antara 13-15 tahun. JSMR akan memakai dana tersebut untuk membiayai pembangunan jalan tol sepanjang 11,4 km di Serangan-Tanjung Benoa, Bali. Nilai proyek tol ini berkisar Rp 1,6-1,7 triliun dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads