Minyak light sweet diperdagangkan di level US$107.80 per barel di New York setelah inventori minyak di AS tercatat mengalami kenaikan dan spekulasi akan kemungkinan Saudi Arabia untuk menaikkan output minyaknya.
IHSG kemarin (19/3) ditutup turun 4 poin (-0.09%) ke 4,024.73 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp373 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, BBNI, UNTR, INTP dan BBCA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG kembali melanjutkan koreksinya dalam tiga hari berturut-turut namun tertahan oleh garis support short-term uptrend-nya. Indikator stochastic dan RSI terlihat masih bergerak downtrend.
Pada perdagangan hari ini (20/3), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan terkoreksi dikisaran 3,988-4,054 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PTBA, ASII dan TLKM.
(etr/ang)











































