Indeks S&P mencatat kenaikan tertinggi sejak Mei 2008 dimana saham Apple melaju ke level tertinggi sebesar US$60,10. Salah satu sentimen positif yang mendongkrak kinerja Wallstreet kemarin adalah rencana Apple untuk membayar dividen dan membeli kembali sahamnya (buyback) senilai US$10 miliar. Berbeda dengan rally yang terjadi di bursa AS, sebagian bursa Eropa terkoreksi dengan FTSE turun -0,08% dan CAC -0,47%.
Sementara itu, bursa Asia pada pagi hari ini dibuka mixed dengan Nikkei +0,12% dan Hangseng -0,95%. Pada perdagangan hari ini, kami memperkirakan bahwa IHSG akan rawan aksi profit taking dan bergerak sideways setelah sehari sebelumnya terkoreksi akibat sentimen negatif dari kenaikan DP (Down Payment) KPR dan kendaraan bermotor serta kenaikan harga BBM bersubsidi.
(dru/dru)











































