Magnus Capital: IHSG Cenderung Melemah

Magnus Capital: IHSG Cenderung Melemah

- detikFinance
Selasa, 20 Mar 2012 09:50 WIB
Magnus Capital: IHSG Cenderung Melemah
Jakarta - Pada Perdagangan kemarin, IHSG bergerak flat dan ditutup melemah 3.80 poin ke level 4024.73 dengan transaksi senilai Rp 3.65 triliun dan asing melakukan net buying senilai Rp 372.65 miliar. Penurunan dipicu oleh sentimen negatif kenaikan down payment KPR dan kredit kendaraan bermotor serta masih diwarnai seputar rencana kenaikan BBM.

Indeks Dow jones kemarin ditutup naik tipis 6.51 poin ke level 13239.13, sedangkan Nasdaq ditutup naik 23.06 poin ke level 3078.32 akibat sentimen positif dari laporan data ekonomi House market Index As yang semakin membaik dan Pernyataan salah satu emiten yang berencana akan meningkatkan devidennya.

Indeks Regional pagi ini dibuka mixed dan diperkirakan akan memberikan sentimen yang cukup netral bagi pergerakan IHSG Secara teknikal, indikator stochastic turun di area normal, Long term MA masih bergerak bullish dan MACD underperform. Indeks diperkirakan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Indeks diperkirakan bergerak pada range 3985-4040. Cermati saham PTBA,ITMG,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

INTP
Corprate News

ISAT: Perseroan akan membayar utang sebesar Rp 3.3 triliun tahun ini. Utang tersebut terdiri atas pinjaman sebesar Rp 2.06 triliun dan US$ 141.2 juta.

BNBR: Perseroan melalui anak usahanya , PT Bakri Tosan jaya akan mengakuisisi perusahaan komponen Otomotif pada 2012.Nilai akuisisinya diperkirakan mencapai Rp 300 miliar.

PTRO:Perseroan menaikkan target penggalian batu bara menjadi 5.56 juta ton per tahun atas kontrak dengan PT Adimitra Baratama Nusantara.

TBIG: Perseroan mengincar pinjaman perbankan senilai US$ 325 juta atau sekitar Rp 2.9 triliun pada awal kuartal II/2012 guna membiayai pengembangan menara.

IBCP:Penjualan 2011 naik 7.83% menjadi Rp 19.36 triliun VS Penjualan 2010 sebesar Rp17.96 triliun Laba usaha 2011 naik sebesar 3.78 % menjadi Rp 2.6 triliun VS Laba usaha 2010 sebesar Rp 2.53 triliun. Laba bersih 2011 naik sebesar 13.08% menjadi Rp 2.06 triliun VS Laba Bersih 2010 sebesar Rp 1.82 triliun.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads