Minyak light sweet diperdagangkan di level US$106.48 per barel setelah Saudi Arabia, negara pengekspor minyak terbesar dunia, berencana meningkatkan output produksi minyaknya.
IHSG kemarin (20/3) ditutup turun 3 poin (-0.06%) ke 4,022.17 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp215 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, UNTR, TLKM, BBNI dan BBCA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, penurunan IHSG dalam empat hari berturut-turut berhasil tertahan oleh garis support terdekatnya di 4,003, yang apabila level ini berhasil ditembus maka level support berikutnya berada di 3,977.
Indikator stochastic masih terlihat downtrend sementara RSI telah membentuk deathcross dan mulai bergerak downtrend.
Pada perdagangan Rabu (21/3), IHSG diperkirakan masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dikisaran 3,977-4,072 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. INDF, BJBR, dan LSIP.
(etr/ang)











































