Tadi malam indeks utama saham di Wall Street dan Eropa ditutup di teritori negatif. Indeks DJIA turun 0,52% dan indeks S&P 500 turun 0,30%. Indeks utama saham di zona Euro juga turun di atas 1%. Harga minyak mentah turun 2,35% ke USD105,55/barrel di AS. Penurunan di sejumlah pasar saham dan harga komoditas primer tersebut lebih dipicu oleh aksi ambil untung pelaku pasar setelah pasar saham global mengalami rally dalam beberapa sesi perdagangan terakhir dengan memanfaatkan kekhawatiran atas prospek pertumbuhan ekonomi China tahun ini. China kemarin menaikkan harga bahan bakar minyak untuk kedua kalinya sebesar 6-7%. Ini kenaikan terbesar dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan harga minyak dinilai bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi di negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua tersebut.
Pada perdagangan saham hari ini pergerakan IHSG diperkirakan masih akan cenderung terkoreksi menyusul minimnya insentif positif di pasar. Level support IHSG untuk sementara terlihat cukup kuat di level 4000. Pelaku pasar bisa melakukan aksi beli selektif ketika terjadi koreksi, terutama pilih saham-saham sektoral yang defensif, seperti infrastruktur, utilitas, dan barang konsumsi. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support pertama di 4000 dan kedua di 3970, sedangkan resisten ada di 4037.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Pilihan :
TLKM 6750-7050 Buy on Weakness
PGAS 3675-3850 Sell on Strength
LSIP 2800-3000 Sell on Strength
SMRA 1400-1470 Trading Buy
BBNI 3800-3900 Buy on Weakness
BBRI 6600-6950 Buy on Weakness
BMRI 6750-7000 Buy on Weakness
BRAU 520-560 Maintain Buy
SGRO 3475-3775 Buy on Weakness
INDF 4800-5050 Buy on Weakness
(/)










































