Bursa Amerika ditutup pada zona merah tadi malam. Dow Jones turun -0.52% ke level 13,170.19, Nasdaq turun -0.14% ke level 3,074.15, dan S&P turun -0.03% ke level 1,405.52. Katalis yang menyebabkan Wall Street turun adalah kebijakan pemerintah China yang menaikkan harga bensin dan solar masing-masing 6% dan 7%. Pasalnya, kondisi ini akan mengurangi daya beli masyarakat dan semakin memperlambat laju ekonomi China. Sementara itu dollar Amerika mulai menguat, penguatan dolar AS juga mendapatkan momentum dari laporan sektor perumahan AS seperti Housing Start dan Building Permit yang dirilis semalam. Walaupun pertumbuhan Housing Start turun -1.1% mom lebih rendah dari survei yang sebesar +0.1%, namun terjadi kenaikan Building Permit mom sebesar +5.1%, angka ini berada jauh di aras survei yang sebesar +0.6%. Bursa Eropa kemarin juga ditutup melemah, FTSE turun -1.17%, DAX turun -1.39%, dan CAC turun -1.32%
Indeks Cenderung Melemah (Range 3,985 β 4,040). IHSG kembali ditutup melemah tipis berada di level 4,022 pada perdagangan kemarin, indeks juga kembali sempat mencoba untuk melewati support level di 4,005 namun tampak belum mampu, stochastic yang bergerak keluar dari wilayah overbought berpotensi membawa indeks kembali melemah dan menguji kembali support level di 4,005 hingga 3,985, kecuali indeks mampu bergerak menguat hingga di atas resistance level 4,040. Hari ini diperkirakan indeks kembali melanjutkan masa konsolidasinya dengan kecenderungan yang melemah.
(ang/ang)











































