Phillip Securities: IHSG Diprediksi Naik Terbatas

Phillip Securities: IHSG Diprediksi Naik Terbatas

- detikFinance
Kamis, 22 Mar 2012 09:26 WIB
Jakarta - Kemarin IHSG ditutup positif setelah serangkaian hasil negatif. IHSG menuai kenaikan tipis sebesar 14.066 poin atau 0.35% dan berakhir pada posisi 4,036.234 setelah sesi perdagangan yang relative sideways, pergerakan IHSG pun mendapat sokongan dari pasar saham Eropa yang dibuka menguat. Namun begitu hanya empat dari sembilan sektor yang mampu mengakhiri perdagangan dengan positive, tiga sektor teratas yang memimpin pergerakan IHSG ke zona positive adalah aneka industri dengan positive sebesar 2.34% diikuti oleh sektor perdagangan dan jasa dengan sumbangan 0.95% dan terakhir ialah sektor properti dan konstruksi dengan sumbangan 0.75%.

Dari pasar regional sebagian besar pasar Asia turun kemarin, karena kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi komoditas China tertekan dan saham eksportir yang dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap bursa dan menyebabkan para investor menunggu untuk melakukan aksi, kekhawatiran itu membuat saham Jepang menurun untuk pertama kalinya dalam enam hari perdagangan. LQ 45 meningkat mengikuti kenaikan yang terjadi pada IHSG kemarin dengan 3.139 poin atau 0.45% ke 696.131. Volume di pasar reguler tercatat sebanyak 3.396 miliar lembar saham senilai Rp 3.398 triliun.

Investor asing membukukan aksi beli bersih sebesar Rp 144.708 miliar. Sebanyak 97 emiten IHSG naik, 129 saham turun, dan sisanya 102 saham stagnan. Saham-saham emiten IHSG yang termasuk jajaran top gainers antara lain Merck (MERK) naik 5,000 poin atau 3.57% ke 145,000, Astra International (ASII) naik 1,800 poin atau 2.58% ke Rp 71,650, United Tractors (UNTR) naik 1,350 poin atau 4.49% ke Rp 31,450, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) naik 1,000 poin atau 7.69% menjadi Rp 14,000, dan Lippo Cikarang (LPCK) naik 475 poin atau 25.00% ke Rp 2,375. Sementara itu saham saham yang masuk ke jajaran top losers adalah Gudang Garam (GGRM) turun 1,100 poin atau 2.09% ke Rp 51,600, Sarana Menara Nusantara (TOWR) melemah 500 poin atau 3.85% ke Rp 12,500, Fast Food Indonesia (FAST) turun 400 poin atau 2.76% menjadi Rp 14,100, Renuka Coalindo (SQMI) melemah 290 poin atau 13.81% ke Rp 1,810 dan Astra Agro Lestari (AALI) turun 250 poin atau 1.17% menjadi Rp 21,100

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Dow Jones kemarin malam ditutup melemah 0.35% atau 45.57 poin ke level 13,124.62. Nasdaq ditutup menguat tipis 0.04% atau 1.17 poin ke level 3,075.32. S&P 500 turun 0.19% atau 2.63 poin ke level 1,402.89. Bursa US turun dua hari berturut-turut sejak kemarin. Pasar mengkhawatirkan kenaikan bursa di triwulan pertama tahun ini melebihi prospek ekonomi yang sebenarnya. Selain itu, penurunan saham Baker Hughes Inc. mendorong penjualan saham-saham energi. Saham Baker Hughes, penyedia jasa ladang minyak terbesar ketiga di dunia, turun 5.8% setelah mengatakan bahwa peralihan dari rig gas akan menurunkan labanya. Saham Morgan Stanley dan Fifth Third Bancorp turun sekitar 1.7% seiring penurunan di saham-saham keuangan. Hewlett-Packard Co. juga melemah 2.2%.

Setelah berhasil menguat kemarin, IHSG dapat kembali melanjutkan pergerakan naik hari ini namun dengan perolehan terbatas. Kurangnya faktir-faktor katalis di pasar dan momentum dari bursa ekuitas global dapat membuat IHSG bergerak dalam rentang harga yang relatif kecil hari ini. Kami memprediksikan IHSG akan bergerak dalam rentang support 4,010 dan resistance 4,040.

Technical Pick:
AISA (540) – BUY. R2: 600, R1: 570, S1: 510, S2: 485
SGRO (3,550) – HOLD. R2: 3,700, R1: 3,625, S1: 3,475, S2: 3,400
AALI (21,100) – SELL. R2: 22,000, R1: 21,600, S1: 20,850, S2: 20,350
BBNI (3,900) – BUY. R2: 4,025, R1: 3,950, S1: 3,775, S2: 3,700

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads