Setelah rally dalam beberapa hari terakhir bursa wallstreet ditutup melemah oleh aksi profit taking. Ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang masih baik ke depan memberikan optimisme bursa AS masih dalam trend bullish serta fund manager juga melakukan penyesuaian portfolio yang memiliki kinerja terbaik pada kuartal pertama tahun ini untuk mendress up portfolionya. Disamping itu, data ekonomi khususnya Consumer confidence turun tipis menjadi 70,2 dibanding sebelumnya 70.8 dan consensus 70,9 serta S&P Case-Shiller PHI data yang merupakan data harga rumah di 20 kota wilayah AS mengalami penurunan sebesar β3,8% dibanding sebelumnya β4,0% y/y. Hal ini menunjukkan bahwa harga perumahan di AS masih stabil. Dow jones melemah β0,33%, Nasdaq melemah tipis ditahan oleh kenaikan saham Apple yang sempat mencapai level tertingginya di US$ 616,28 dan ditutup menguat +1,2% serta S&P yang melemah β0,28%. Sementara itu, bursa Eropa juga rata-rata ditutup melemah oleh saham-saham sektor energy akibat kebocoran gas Total Inc. di laut utara yang mungkin akan bisa diselesaikan dalam waktu enam bulan.
IHSG ditutup menguat pada perdagangan kemarin di level 4.079, indeks tampak mampu melewati resistance level yang berada di 4.055 sekaligus berpeluang mengakhiri masa konsolidasi yang terjadi selama lebih dari sepekan terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dnl/dnl)











































