ADRO-Kinerja 2011
PT Adaro Energy (ADRO) membukukan kenaikan laba bersih 2011 sebesar 124%Yoy menjadi US$ 552 Juta yang didukung oleh kenaikan pendapatan bersih sebesar 47%Yoy menjadi US$ 3.99 Miliar. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan volume penjualan batubara sebesar 16%Yoy menjadi 50.78 juta ton yang juga disertai oleh kenaikan harga jual batubara sebesar 27.3%Yoy.
APLN-Kinerja 2011
PT Agung Podomoro Land (APLN) membukukan kenaikan laba bersih 2011 sebesar 141%Yoy menjadi Rp 581.03 Miliar Vs Rp 241.11 Miliar pada 2010. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan bersih sebesar 97.2%Yoy menjadi Rp 3.82 Triliun tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Mitra Adiperkasa (MAPI) mencatat kenaikan penjualan pada tahun 2011 sebesar 25% dari tahun sebelumnya menjadi Rp 5.89 Triliun. Gross profit margin juga mengalami peningkatan dari 50.4% menjadi 51.7% sehingga mendorong laba kotor perusahaan tumbuh 28% menjadi Rp 3,04 Triliun. Laba komprehensif perseroan meningkat 73.9% menjadi Rp 358 Miliar dari Rp 206 Miliar pada 2010 lalu.
MEDC-Rencana akuisisi blok migas Exxon
PT Medco Energy Indonesia (MEDC) bekerjasama dengan PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) untuk mengakuisisi dua blok minyak dan gas, Blok B dan North Sumatera Offshore (NSO) yang dioperasikan oleh Exxon Mobil di Aceh. Jika proposal akuisisi diterima, komposisi kepemilikan atas kedua blok tersebut adalah 40% untuk MEDC dan 30% saham akan dimiliki oleh PGAS dan Pusri. Sebelumnya pada Agustus 2011 lalu, Exxon Mobil sudah mengumumkan akan menjual saham-saham yang dimiliki anak usahanya yang mengelola blok migas di Aceh.
PTRO-Perpanjangan kontrak
PT Petrosea (PTRO) menandatangani perpanjangan kontrak overburden removal dengan anak usaha PT Bayan Resources (BYAN), PT Gunung bayan pratamacoal. Perpanjangan kontrak berlaku untuk lima tahun hingga Desember 2017 senilai total US$ 567 Juta dengan rincian US$ 96 Juta merupakan sisa nilai pokok kontrak sebelumnya dan US$ 471 Juta adalah nilai pokok kontrak yang telah diperbaharui. Berdasarkan perjanjian tersebut PTRO akan melaksanakan pekerjaan kontraktor jasa pertambangan di Blok Separuh.
SMRA-Kinerja 2011
PT Summarecon Agung (SMRA) membukukan kenaikan laba bersih 2011 sebesar 67.9%Yoy menjadi Rp 392.02 Miliar Vs Rp 233.48 Miliar pada 2010. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan bersih sebesar 38.7%Yoy menjadi Rp 2.36 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat naik 41.5%Yoy menjadi Rp 564.47 Miliar tahun lalu.
(dnl/dnl)











































