Mega Capital: Indeks Menguat Terbatas

Mega Capital: Indeks Menguat Terbatas

- detikFinance
Jumat, 30 Mar 2012 09:38 WIB
Jakarta - Didukung investor asing, IHSG naik tipis. Meski hampir sepanjang perdagangan kemarin IHSG diperdagangkan di teritori negatif, namun aksi beli yang dilakukan menjelang akhir penutupan Sesi II mampu membuat IHSG ditutup naik tipis +0.37% ke level 4,105. Kami melihat dukungan investor asing menjadi katalis positif bagi IHSG kemarin, dimana investor asing mencatatkan posisi net buying sebesar IDR 471 miliar sementara investor local mencatatkan posisi net selling senilai IDR 472 miliar. Kami perkirakan, investor local melakukan aksi profit taking terkait kekhawatiran adanya aksi demonstrasi besar besaran menentang kenaikan harga BBM bersubsidi pada hari ini (Jumat, 30/3).

Dari sektoral, hampir semua sector mencatatkan kenaikan dimana sector property dan aneka industri mencatatkan kenaikan terbesar masing masing +2.19% dan +1.61%. Sementara itu, sector pertambangan, perdagangan dan industri dasar mencatatkan penurunan masing masing sebesar -0.49%, -0.19% dan -0.18%. Adapun sejumlah saham yang menjadi leader mover bagi IHSG adalah saham ASII (+2.0%), BBRI (+1.5%) dan EXCL (+5.2%).; dan sejumlah saham yang menjadi lagger mover bagi IHSG adalah saham BBCA (-0.6), PGAS (-1.3%) dan BMRI (-0.7%). Dari pasar regional Asia, sebagian besar pasar saham mengalami koreksi terkait kekhawatiran mulai melemahnya pertumbuhan ekonomi China, pertumbuhan Durable Goods US yang berada dibawah harapan pasar, serta jatuhnya Spanyol ke dalam resesi. Indeks Nikkei 225 ditutup turun -0.7%, Kospi -0.9%, Hang Seng -0.1% dan Shanghai -1.4%.

Mayoritas Wall Street terkoreksi imbas isu negatif Yunani. Mayoritas indeks saham Amerika mengalami koreksi terkait peringatan lembaga rating Standard & Poor’s bahwa Yunani kemungkinan besar masih harus melakukan restrukturisasi lanjutan serta membutuhkan dana talangan ketiga. Akibatnya indeks S&P 500 dan Nasdaq terkoreksi masing masing sebesar -0.16% dan -0.31% sementara indeks DJIA naik tipis +0.15%. Dari pasar saham Eropa indeks FTSE 100 anjlok -1.15%, DAX -1.77% dan CAC 40 -1.43%. Pasar saham Yunani yang diwakili oleh index ASE sendiri turun -2.37%. Dari data ekonomi Amerika, Initial Jobless Claims meski turun ke level 359 ribu dari minggu sebelumnya 364 ribu ternyata ditanggapii negatif oleh pasar mengingat pasar mengharapkan IJC dapat turun hingga ke level 350 ribu. Sementara itu, data final 4Q11 GDP menunjukan pertumbuhan sebesar +3.0%. Malam nanti pasar akan menanti data Personal Income (est. +0.3%, prior +0.3%), Personal Spending (est. +0.6%, prior +0.2%) dan Chicago PMI (est. 63, prior 64).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks Cenderung Menguat Terbatas (Range 4,080 β€” 4,120). IHSG kembali ditutup menguat pada perdagangan kemarin setelah sempat melemah hingga menguji support level di 4,050. Indeks dimungkinkan untuk kembali melanjutkan penguatannya menuju resistance level di 4,120, akan tetapi stochastic dan RSI yang menunjukkan bahwa IHSG sudah mengalami kejenuhan terhadap aksi beli berpotensi kembali menahan laju penguatan indeks dan bergerak melemah menuju support level yang berada di 4,080. Tren jangka pendek pada IHSG masih berada pada kecenderungan menguat. Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads