First Asia Capital: Penguatan IHSG Terbuka

First Asia Capital: Penguatan IHSG Terbuka

First Asia Capital - detikFinance
Selasa, 03 Apr 2012 08:58 WIB
Jakarta - IHSG kembali menguat pada perdagangan kemarin, berhasil ditutup menembus resisten 4.150 yakni di 4.166,072, menguat 44,521 poin atau 1,08%. Aksi beli terutama melanda saham otomotif, barang konsumsi, perbankan, ritel, tambang dan energi. Data inflasi Maret yang relatif rendah hanya 0,07% di bawah perkiraan pasar sebesar 0,11% telah mendorong aksi beli pelaku pasar atas saham-saham sektoral yang diuntungkan dengan inflasi rendah. Selain dipicu inflasi rendah, meningkatnya minat beli juga didorong oleh sentimen individual emiten seperti pertumbuhan laba yang kuat dan rencana sejumlah emiten membagikan dividen tahun buku 2011 dalam jumlah relatif besar.

Pada perdagangan kemarin aksi beli investor asing kembali mendominasi perdagangan, terlihat dari nilai net buying mencapai Rp 785,71 miliar. Nilai transaksi di pasar Reguler kemarin meningkat mencapai Rp 4,66 triliun dibandingkan nilai rata-rata transaksi harian sepanjang kuartal I 2012 yang hanya Rp 3,65 triliun. Ekspektasi tekanan inflasi yang kembali meredah pasca dibatalkannya kenaikan BBM dan tren perkembangan ekonomi global yang terus membaik membuat investor terus memburu aset-aset beresiko.

Sementara pasar saham global tadi malam masih ditutup di teritori positif. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street masing-masing menguat 0,40% dan 0,75%. Harga sejumlah komoditas seperti emas, minyak mentah dan CPO juga menguat. Data aktivitas manufaktur di AS yang meningkat memicu peningkatan aksi beli. Indeks aktivitas manufaktur di AS (US ISM Index) Maret lalu naik di atas perkiraan ekonom sebelumnya yakni mencapai 53,4. Angka ini juga di atas Februari yang sebesar 52,4.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk perdagangan hari ini peluang penguatan masih terbuka namun investor disarankan lebih berhati-hati mengingat secara teknikal IHSG berada pada area overbought. Hari ini saham-saham pertambangan dan energi diperkirakan masih punya ruang penguatan. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang antara 4.135 hingga 4.200.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads