Pada perdagangan kemarin aksi beli investor asing kembali mendominasi perdagangan, terlihat dari nilai net buying mencapai Rp 785,71 miliar. Nilai transaksi di pasar Reguler kemarin meningkat mencapai Rp 4,66 triliun dibandingkan nilai rata-rata transaksi harian sepanjang kuartal I 2012 yang hanya Rp 3,65 triliun. Ekspektasi tekanan inflasi yang kembali meredah pasca dibatalkannya kenaikan BBM dan tren perkembangan ekonomi global yang terus membaik membuat investor terus memburu aset-aset beresiko.
Sementara pasar saham global tadi malam masih ditutup di teritori positif. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street masing-masing menguat 0,40% dan 0,75%. Harga sejumlah komoditas seperti emas, minyak mentah dan CPO juga menguat. Data aktivitas manufaktur di AS yang meningkat memicu peningkatan aksi beli. Indeks aktivitas manufaktur di AS (US ISM Index) Maret lalu naik di atas perkiraan ekonom sebelumnya yakni mencapai 53,4. Angka ini juga di atas Februari yang sebesar 52,4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dnl/dnl)











































