Kiwoom Securities: IHSG Masih Bergerak Mixed

Kiwoom Securities: IHSG Masih Bergerak Mixed

- detikFinance
Selasa, 03 Apr 2012 09:27 WIB
Kiwoom Securities: IHSG Masih Bergerak Mixed
Jakarta - Batalnya kenaikan harga BBM dan data inflasi dapat mempengaruhi sentimen. IHSG bergerak positif dengan menembus level psikologis 4.100 minggu lalu. Cukup tingginya aksi beli asing terlihat masih dapat memberikan dukungan. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mixed pada hari ini.

AKRA – Kontrak Batubara
PT AKR Corporindo (AKRA) melalaui anak usahanya PT Anugerah Karya Raya mendapatkan kontrak penjualan batubara sebanyak 1.3 juta ton dalam waktu setahun. AKR yang merupakan distributor bahan bakar minyak dan kimia, masuk ke dalam bisnis batubara dan logsitik untuk mendiversifikasikan bisnisnya.

BDMN – Tender Offer
DBS Group Holdings (DBS) akan melakukan tender offer atas sisa saham publik pada harga Rp 7,000 per lembar. Penyelesaian rencana akuisisi oleh DBS menunggu beberapa persyaratan, diantaranya adalah fit and proper test dari BI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BORN – Kinerja 2011
PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BORN) membukukan kenaikan laba bersih 2011 sebesar 423.9%Yoy menjadi Rp 1.83 Triliun tahun lalu Vs Rp 348.85 Miliar pada 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 121.1%Yoy menjadi Rp 6.08 Triliun Vs Rp 2.75 Triliun pada 2010. BORN membukukan kenaikan laba operasional sebesar 169.5%Yoy menjadi Rp 2.53 Triliun tahun lalu.

BTEL – Pelanggaran kovenan
Manajemen PT Bakrie Telecom (BTEL) mengumumkan bahwa perseroan melanggar salah satu syarat perjanjian emisi obligasi (kovenan) atas obligasi senilai Rp 650 Miliar yang diterbitkan pada 2007 lalu. Manajemen diharuskan menjaga rasio EBITDA terhadap beban bunga minimum 5x untuk tahun buku 2010 dan 2011. Dalam laporan keuangan 2011, BTEL membukukan rasio 3.65x, turun dari posisi 5.89x pada 2010 lalu. Kendati melanggar perjanjian kovenan, manajemen berkomitmen untuk melunasi pembayaran bunga tepat waktu.

ITMG – Target pendapatan 2012
PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) menargetkan pendapatan sebesar US$ 2.7 Miliar tahun ini. Di tahun lalu, ITMG meraih US$ 2.38 Miliar dari hasil penjualan batubara. Mengingat harga jual batubara di pasar dunia diproyeksi bakal stagnan, ITMG berencana menaikkan volume produksi untuk mencapai target pendapatan. Estimasi harga jual batubara tahun ini diprediksi sama dengan tahun lalu, sekitar US$ 100 per ton. Tahun ini produksi batubara dapat mencapai 27 juta ton. Jumlah volume penjualan diprediksi berada di kisaran tersebut. Angka ini naik dari volume produksi batubara ITMG pada tahun lalu sebanyak 25 juta ton.

SMGR – Rencana pembagian dividen
Manajemen PT Semen Gresik (SMGR) mengusulkan pembagian keuntungan setara 50% dari laba bersih di 2011, yang mencapai Rp 3.93 Triliun. Dengan demikian total dividen SMGR mecapai Rp 1.96 Triliun. Usulan dividen tersebut setara dengan Rp 330 per saham. Keputusan mengenai besaran dividen 2011 akan dibahas dalam RUPST yang dijadwalkan bulan Juni.



(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads