Danpac Sekuritas: IHSG Waspada Profit Taking

Danpac Sekuritas: IHSG Waspada Profit Taking

- detikFinance
Rabu, 04 Apr 2012 10:10 WIB
Danpac Sekuritas: IHSG Waspada Profit Taking
Jakarta - IHSG pada perdagangan kemarin (03/04) kembali berhasil ditutup menguat untuk ke 6 kalinya berturut-turut dan pada akhirnya berhasil mencetak angka penutupan tertinggi baru dimana IHSG kali ini berhasil ditutup diatas level 4.200 didorong oleh penutupan positif bursa global malam sebelumnya dan rendahnya angka inflasi Indonesia di bulan Maret lalu. Sementara itu bursa Asia lainnya terlihat ditutup mixed. Nilai Pembelian Bersih (Net Buying) investor asing di IHSG terus meningkat dimana nilainya kembali menembus angka Rp 1 triliun atau tepatnya Rp 1,23 triliun pada perdagangan kemarin. Peningkatan IHSG pada perdagangan kemarin juga terbantu oleh penguatan saham BDMN hingga 39,13% setelah bank tersebut diakuisisi Bank DBS.

Bursa eropa pada perdagangan semalam ditutup melemah setelah pada perdagangan sebelumnya sempat mengalami penguatan hingga diatas 1%. Pemicu pelemahan bursa eropa kali ini kondisi utang publik negara Spanyol yang disinyalir akan mencapai 79,8% dari PDB negara tersebut di tahun 2012. Nilai ini jauh diatas batas maksimal yang direkomendasi oleh Uni Eropa. Nilai ini juga terbilang meningkat cukup jauh dibanding nilai tahun lalu sebesar 68,5%. Sementara meningkatnya angka pengangguran di negara tersebut semakin menegaskan kondisi resesi ekonomi di negara tersebut. Kondisi di Spanyol ini pada akhirnya membuat para investor kembali khawatir akan potensi kembalinya masalah krisis utang di zona eropa.

Sementara itu bursa AS juga ditutup melemah sejalan dengan penutupan negatif bursa eropa pada perdagangan semalam. Pemicu pelemahan bursa AS pada perdagangan semalam adalah hasil dari FOMC Minutes Meeting (Pertemuan rutin Bank Sentral AS) yang memupus harapan akan adanya Quantitative Easing lanjutan untuk memacu laju pemulihan pertumbuhan ekonomi negara tersebut setelah para pejabat bank sentral AS berpendapat bahwa pemulihan ekonomi AS mengalami kemajuan meski mereka tetap berhati-hati terhadap pemulihan pasar tenaga kerja di negara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski sudah berada pada zona overbought, IHSG tetap berhasil ditutup menguat bahkan berhasil mencetak angka penutupan tertinggi sepanjang masa pada perdagangan kemarin terbantu oleh penguatan yang sangat signifikan dari saham BDMN, tren positif bursa global sehari sebelumnya serta rendahnya angka inflasi Indonesia di bulan Maret lalu. Kali ini penutupan bursa global ditutup negatif pada perdagangan semalam yang dipicu oleh kondisi utang Spanyol yang mencapai tingkat tertinggi dalam 22 tahun terakhir dan berpotensi menimbulkan kembali krisis utang di zona eropa.

Pelemahan bursa global ini berpotensi berdampak negatif terhadap pergerakan bursa regiona hari ini karena dipicu oleh potensi kembali timbul krisis utang di zona eropa. Kondisi ini kemungkinan akan memberi tekanan terhadap IHSG dan memberi peluang bagi investor untuk melakukan aksi profit taking pada perdagangan hari ini. IHSG pada perdagangan hari ini kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level support 4.188 - 4.199 dan level resistance 4.255 - 4.266.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads