Ada beberapa sentimen yang mempengaruhi pergerakan bursa regional hingga akhir perdagangan kemarin. Bank of Japan memutuskan tidak akan menambah stimulus moneter pada pertemuan yang digelar kemarin, serta data neraca perdagangan China yang mencatatkan surplus melampaui prediksi analis. Saham-saham emiten IHSG yang mencatat penurunan terbanyak antara lain Astra International (ASII) melemah 1,150 poin atau 1.53% ke Rp 74,100, Gudang Garam (GGRM) turun 450 poin atau 0.79% ke Rp 56,800, United Tractors (UNTR) turun 400 poin atau 1.27% ke Rp 31,000, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) turun 300 poin atau 5.61% ke Rp 5,050, dan Indospring (INDS) turun 200 poin atau 3.85% ke Rp 5,000. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Senin (09/04) antara lain Century Textile Industry (CNTX) menguat 2,400 poin atau 19.05% menjadi Rp 15,000, Hero Supermarket (HERO) naik 1,200 poin atau 24.49% ke Rp 6,100, Indomobil Sukses International (IMAS) naik 1,000 poin atau 6.49% ke Rp 16,400, Sarana Menara International (TOWR) naik 800 poin atau 5.71% ke Rp 14,800, dan Mayora Indah (MYOR) naik 400 poin atau 2.25% ke Rp 18,200.
Saham di bursa AS kembali diwarnai zona merah kemarin malam. Dow Jones turun 1.65% atau 213.66 poin ke level 12,715.93. Nasdaq turun 1.83% atau 55.86 poin ke level 2,991.22. S&P500 turun 1.71% atau 23.61 poin ke level 1,358.59. Penurunan ini membawa saham AS ke level terendahnya selama tahun ini. Penurunan ini dipicu setelah AS mengumumkan penambahan jumlah pekerja bulan kemarin ternyata lebih kecil dari estimasi. Ini mendorong investor berpikir bahwa kenaikan bursa saham yang tajam sebelumnya dianggap terlalu tinggi untuk keadaan ekonomi AS yang ternyata belum benar-benar pulih. Kekhawatiran akan keadaan utang Eropa juga kembali muncul dan hal ini dapat menjadi katalis koreksi yang lebih dalam seiring naiknya yield dari surat utang Italia dan Spanyol. HSBC Holdings Plc dan Rio Tinto Group memimpin penurunan dalam indeks benchmark FTSE 100 (UKX). Randgold Resources Ltd. naik tertinggi sejak November setelah junta militer Mali sepakat untuk menyerahkan kekuasaan di negara yang menyumbang sekitar dua pertiga dari hasil tambang emas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Pick:
IMAS (16,400) β BUY. R2: 17,600, R1: 17,000, S1: 15,400, S2: 14,850
KAEF (510) β BUY. R2: 550, R1: 530, S1: 470, S2: 450
ENRG (180) β Spec. Sell. R2: 200, R1: 190, S1: 169, S2: 158
ADRO (1,880) β Spec. Sell. R2: 2,000, R1: 1,960, S1: 1,820, S2: 1,760
(dru/dru)











































