Phillip Securities: IHSG Kembali Tertekan

Phillip Securities: IHSG Kembali Tertekan

Phillip Securities - detikFinance
Rabu, 11 Apr 2012 09:44 WIB
Jakarta - Kemarin IHSG mengalami penurunan sebesar 4.268 poin atau 0.10% ke posisi 4,149.799. Sementara LQ 45 juga mengalami pelemahan sebesar 2.575 poin atau 0.36% ke posisi 711.679. Tercatat empat sektor mengalami penurunan dan lima sisanya mengalami kenaikan pada akhir perdagangan kemarin. Turunnya IHSG dipicu oleh sektor aneka industri yang turun sebesar 0.84%, diikuti oleh sektor keuangan yang turun 0.59% dan sektor pertambangan yang mengalami penurunan 0.39%. Sementara itu sektor-sektor yang menahan penurunan IHSG lebih lanjut antara lain sektor infrastruktur yang naik 1.03%, diikuti oleh sektor agrikultur yang menguat 0.55% dan sektor properti dan konstruksi yang naik 0.48%. Sebanyak 127 saham menurun, 121 saham menguat dan sisanya 99 saham stagnan. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 3.080 miliar lembar saham senilai Rp 5.077 triliun dan investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 107.353 miliar.

Ada beberapa sentimen yang mempengaruhi pergerakan bursa regional hingga akhir perdagangan kemarin. Bank of Japan memutuskan tidak akan menambah stimulus moneter pada pertemuan yang digelar kemarin, serta data neraca perdagangan China yang mencatatkan surplus melampaui prediksi analis. Saham-saham emiten IHSG yang mencatat penurunan terbanyak antara lain Astra International (ASII) melemah 1,150 poin atau 1.53% ke Rp 74,100, Gudang Garam (GGRM) turun 450 poin atau 0.79% ke Rp 56,800, United Tractors (UNTR) turun 400 poin atau 1.27% ke Rp 31,000, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) turun 300 poin atau 5.61% ke Rp 5,050, dan Indospring (INDS) turun 200 poin atau 3.85% ke Rp 5,000. Saham-saham yang termasuk jajaran top gainers Senin (09/04) antara lain Century Textile Industry (CNTX) menguat 2,400 poin atau 19.05% menjadi Rp 15,000, Hero Supermarket (HERO) naik 1,200 poin atau 24.49% ke Rp 6,100, Indomobil Sukses International (IMAS) naik 1,000 poin atau 6.49% ke Rp 16,400, Sarana Menara International (TOWR) naik 800 poin atau 5.71% ke Rp 14,800, dan Mayora Indah (MYOR) naik 400 poin atau 2.25% ke Rp 18,200.

Saham di bursa AS kembali diwarnai zona merah kemarin malam. Dow Jones turun 1.65% atau 213.66 poin ke level 12,715.93. Nasdaq turun 1.83% atau 55.86 poin ke level 2,991.22. S&P500 turun 1.71% atau 23.61 poin ke level 1,358.59. Penurunan ini membawa saham AS ke level terendahnya selama tahun ini. Penurunan ini dipicu setelah AS mengumumkan penambahan jumlah pekerja bulan kemarin ternyata lebih kecil dari estimasi. Ini mendorong investor berpikir bahwa kenaikan bursa saham yang tajam sebelumnya dianggap terlalu tinggi untuk keadaan ekonomi AS yang ternyata belum benar-benar pulih. Kekhawatiran akan keadaan utang Eropa juga kembali muncul dan hal ini dapat menjadi katalis koreksi yang lebih dalam seiring naiknya yield dari surat utang Italia dan Spanyol. HSBC Holdings Plc dan Rio Tinto Group memimpin penurunan dalam indeks benchmark FTSE 100 (UKX). Randgold Resources Ltd. naik tertinggi sejak November setelah junta militer Mali sepakat untuk menyerahkan kekuasaan di negara yang menyumbang sekitar dua pertiga dari hasil tambang emas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan bursa US ke level terendah selama tahun ini telah mendorong seluruh bursa regional Asia untuk melemah. Hal ini juga kemungkinan akan turut menekan IHSG hari ini. Kami memperkirakan level support dan resistance IHSG hari ini masing-masing akan berada di 4,108 dan 4,187.

Technical Pick:
IMAS (16,400) – BUY. R2: 17,600, R1: 17,000, S1: 15,400, S2: 14,850
KAEF (510) – BUY. R2: 550, R1: 530, S1: 470, S2: 450
ENRG (180) – Spec. Sell. R2: 200, R1: 190, S1: 169, S2: 158
ADRO (1,880) – Spec. Sell. R2: 2,000, R1: 1,960, S1: 1,820, S2: 1,760

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads