Danpac Sekuritas: IHSG 'Dihantui' Tekanan

Danpac Sekuritas: IHSG 'Dihantui' Tekanan

- detikFinance
Rabu, 11 Apr 2012 09:50 WIB
Danpac Sekuritas: IHSG Dihantui Tekanan
Jakarta - IHSG pada perdagangan kemarin berakhir flat dan ditutup pada teritori negatif mengikuti penutupan negatif bursa AS malam sebelumnya. Sementara bursa regional terlihat terjebak dalam tren mixed pada perdagangan kemarin menyikapi data perdagangan China yang menunjukkan bahwa negara ekonomi dunia terbesar kedua itu mungkin bisa mencapai perlambatan pertumbuhan ekonomi yang tidak terlalu tajam namun tingkat permintaan yang mungkin berkurang karena nilai impor melambat tajam membuat para investor khawatir.


Kondisi yang tidak menentu dalam perekonomian global dan regional serta minimnya katalis membuat IHSG pada akhirnya tidak mampu bertahan di zona hijau meski zona tersebut sempat dilalui pada perdagangan sesi pertama.

Global Outlook

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa eropa pada perdagangan semalam mengalami koreksi yang cukup signifikan dimana indeks FTSE 100 dan DAX mengalami koreksi lebih dari 2% sedangkan indeks CAC 40 mengalami koreksi hingga 3% dipicu oleh tingkat kekhawatiran investor akan kondisi potensi pelemahan pertumbuhan ekonomi global tahun ini terutama setelah melihat pertumbuhan tenaga kerja AS yang jauh dibawah ekspektasi untuk pertama kalinya tahun ini. Tekanan yang meningkat terhadap negara-negara eropa yang mempunyai tingkat hutang yang tinggi terutama Italia dan Spanyol setelah yield obligasi 10 tahun kedua negara tersebut meningkat 23 basis dan 21 basis kemarin turut berperan membawa bursa eropa menyentuh level terendah dalam 10 minggu.

Sejalan dengan pelemahan bursa eropa, bursa AS turut ditutup melemah cukup signifikan pada perdagangan semalam dimana kenaikan yield obligasi 10 tahun Italia dan Spanyol kemarin meningkatkan kekhawatiran investor akan potensi timbulnya kembali krisis utang eropa.

Sebelumnya investor sudah tertekan dengan potensi pelemahan pertumbuhan ekonomi global terutama setelah data perdagangan China terakhir menunjukkan adanya potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara tersebut. Nilai pertumbuhan impor dan ekspor negara tersebut di bulan Maret mengalami penurunan yang cukup tajam dibanding bulan Februari sehingga memberikan potensi pertumbuhan PDB kuartal I tahun ini negara tersebut yang rencananya akan diumumkan Jumโ€™at mendatang diprediksi akan melambat dari 8,9% periode sebelumnya menjadi 8,3% pada periode sekarang.

IHSG Outlook

Penutupan flat IHSG pada perdagangan kemarin (10/04) berpotensi membuka peluang bagi IHSG untuk melalui periode sideways dimana IHSG mulai mencari katalis baru terutama setelah periode perilisan laporan keuangan emiten sudah mulai dilewati. Namun koreksi yang cukup signifikan pada bursa global sebesar 1% hingga 3% pada perdagangan semalam berpeluang memberi tekanan pada IHSG terutama jika tren negatif ini kemudian diikuti oleh bursa Asia lainnya pada perdagangan hari ini. Potensi timbulnya kembali krisis utang eropa setelah yield obligasi 10 tahun Italia dan Spanyol mengalami kenaikan yang cukup signifikan kemarin dan terus bergerak mendekati 6% mulai membayangi pergerakan bursa global yang sebelumnya sudah tertekan oleh potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global setelah China membukukan penurunan nilai ekspor dan impor dalam data perdagangan terakhir. IHSG pada perdagangan hari ini kami perkirakan akan bergerak pada kisaran level support 4.110 - 4.127 dan level resistance 4.160-4.166.


(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads