Jakarta -
IHSG masih belum beranjak positif pada perdagangan Rabu (11/04) kembali tertekan 19,786 poin (-0,48%) ke level 4130,013. Pelaku pasar masih menunggu berita positif baik dari dalam maupun luar negeri untuk mendorong pergerakan indeks, salah satunya adalah tingkat suku bunga dari Bank Indonesia. Hanya satu sektor yang mampu bertahan di zona hijau yaitu sektor barang konsumsi (+0.9%) sedangkan delapan sektor lainnya terutama sektor pertambangan (-2,37%) terpuruk di zona merah. Meskipun hanya 85 saham yang naik dibandingkan 174 saham yang turun, namun 25 saham diantaranya naik lebih dari 5%, bahkan 8 saham naik lebih dari 20%. Saham RIMO (+34,92%) naik paling tinggi, diikuti saham BIPP(+34,43%) mencetak kenaikan fantastis dalam satu hari perdagangan.
IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah dengan masuknya indeks dalam fase bearish. Hal ini terefleksi dari indikator Stochastic yang gagal berpola golden cross sehingga bergerak downtrend kembali sementara indikator MACD membentuk pola death cross. Indeks menguji level 4118 dan bila gagal mencoba bertahan di level 4090. Sektor saham yang masih dalam area beli yakni sector property, infrastruktur, konsumsi, keuangan dan aneka industry. Beberapa saham sector pertambangan dalam posisi oversold diantaranya saham PTBA, BUMI, INCO, ADRO, BYAN, INDY, HRUM, DEWA, TINS, DOID dan ENRG. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4090 hingga 4160.
(ang/ang)