Mega Capital: Indeks Diprediksi akan Menguat Terbatas

Mega Capital: Indeks Diprediksi akan Menguat Terbatas

- detikFinance
Kamis, 12 Apr 2012 09:13 WIB
Mega Capital: Indeks Diprediksi akan Menguat Terbatas
Jakarta - Sentimen global dan regional dorong IHSG melemah –0.48%. Sentimen negatif kenaikan yield obligasi Spanyol kemarin dan pesimisme pemulihan ekonomi AS mendorong bursa regional melemah. IHSG melemah –19 poin (-0.48%) pada level 4,130.01 sempat menguat juga pada level 4,150.45. Namun pelemahan beberapa sektor khususnya pertambangan –2.37% akibat wacana pemberlakuan bea keluar 15% dari nilai ekspor atas produk mineral mendorong pelemahan bursa diakhir sesi. Disamping itu sektor Aneka industri juga mengalami pelemahan –1.43%. Hanya sektor konsumsi dan manufaktur yang menguat masing-masing +0.89% dan +0.03%. Bursa Asia juga rata-rata ditutup melemah dimana Nikkei –0.83%, Hangseng –1.06% dan ST Times –1.1%. Hari ini akan diadakan RDG Bank Indonesia yang diekpektasikan akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga sebesar 5.75%.

Laporan kinerja Q1 2012 angkat Wallstreet. Setelah melemah dalam lima hari terkahir bursa Wallstreet ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Beberapa katalis positif seperti laporan kinerja keuangan kuartal 1 perusahaan besar seperti Alcoa mendorong penguatan bursa. Disamping itu sentimen positif juga datang dari The Fed yang dikabarkan akan mengeluarkan kebijakan moneternya dalam waktu dekat untuk menjaga stabilitas ekonomi. Dow jones menguat +0.7%, Nasdaq +0.84% dan S&P menguat +0.74%. Sementara itu, bursa Eropa juga rata-rata ditutup menguat oleh saham-saham sektor perbankan, laporan keuangan Nokia serta penurunan kembali yield obligasi Italia dan Spanyol setelah sempat naik kemarin. Rilis data inventory minyak AS kemarin mendorong penguatan harga minyak pada level US$102.70 dan merupakan tertinggi sejak 5 April. Crude oil inventories (weekly change) turun pada level 2.8 M barrels dibanding ebelumnya 9.0 M barrels.

Indeks Cenderung Menguat (Range 4,120—4.150). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan kemarin berada di level 4,130, indeks juga sempat menguji support level di 4,105 namun belum mampu untuk melewatinya, candle yang membentuk formasi hammer pasca kecenderungan melemah selama beberapa hari terakhir mengindikasikan terjadinya technical rebound dalam jangka pendek dan bergerak menuju resistance level di 4,150 hingga 4,170, namun jika indeks kembali melemah diperkirakan dapat menguji support level di 4,120. Hari ini diperkirakan indeks bergerak pada kecenderungan menguat.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads