Mega Capital: Indeks Kembali Menguat

Mega Capital: Indeks Kembali Menguat

Mega Capital - detikFinance
Jumat, 13 Apr 2012 10:00 WIB
Mega Capital: Indeks Kembali Menguat
Jakarta - IHSG Menguat +0.23%. Penguatan bursa regional dan global kemarin dorong IHSG menguat +9 poin (+0.23%) pada level 4,139.54. Sempat bergerak fluktuatif oleh aksi jual saham-saham berbasis komoditas khususnya pertambangan akibat wacana bea keluar ekspor batu bara. Sektor ini masih ditutup melemah –1.34% dan menjadi sektor yang mengalami pelemahan terdalam dibanding sektor properti yang menguat +2.54% dan Industri dasar +1.65%. Hasil RDG Bank Indonesia menetapkan tingkat suku bunga acuan masih dipertahankan pada level 5.75% dan sedikit berpengaruh apda penguatan saham sektor keuangan sebesar +0.47%. Bursa Asia rata-rata ditutup menguat dimana Nikkei +0.7%, Hangseng +0.93% dan ST Times +1.08%.

Bursa Amerika ditutup positif tadi malam, indeks S&P500 naik +1.4% menjadi 1,387.57. Sedangkan indeks Dow Jones naik +1.4% menjadi 12,986.58. Volume transaksi hari ini melibatkan sekitar 6.3 miliar saham. Sektor komoditas memimpin lonjakan di antara sepuluh sektor yang diperdagangkan pada indeks S&P 500 dan indeks Dow Jones Transportation Average naik +2.2%. Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS antara lain: Hewlett Packard Co yang naik 7.2% setelah Gartner Inc mengumumkan sektor bisnis PC tumbuh pada kuartal pertama serta Hewlett masih menjadi market leader, saham Caterpillar yang naik 3.22%, dan Google Inc naik 1.8% setelah kinerja melampaui estimasi. Pergerakan positif pasar saham AS hari ini seiring spekulasi bahwa the Federal Reserve memberikan sinyal tingkat suku bunga akan tetap rendah dalam beberapa waktu ke depan. Kemarin, harga minyak naik 94 sen atau +0.9% menjadi USD 103.64 sebarel. Salah satu sentimen yang mendongkrak harga minyak adalah indikasi bank sentral AS dan Jepang untuk menerapkan kebijakan moneter dalam menstimulasi perekonomian mereka. Sekadar informasi, Federal Reserve Vice Chairman Janet Yellen dan Presiden the Federal Reserve Bank of New York William C Dudley mengungkapkan pandangan bahwa biaya pinjaman AS akan berada di level rendah hingga 2014 mendatang. Sementara itu, menurut Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa, bank sentral akan melakukan pelonggaran kebijakan untuk mengatasi deflasi.

Indeks Diperkirakan Menguat (Range 4,120β€”4.170). IHSG tampak mengalami technical rebound dan ditutup menguat pada perdagangan kemarin berada di level 4,139, pasca kegagalan melewati support level pada equidistant channel di 4,120 indeks dimungkinkan untuk dapat melanjutkan penguatannya menuju resistance level di 4,170, stochastic yang berada di wilayah netral bergerak melandai. Akan tetapi jika indeks berbalik melemah kemungkinan dapat kembali menguji level 4,120. Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak menguat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads