DJIA turun 1,1%, Nasdaq turun 1,5% dan S&P turun 1,3% pada Jumat minggu lalu. Sementara itu berita baik pada pagi ini dari Departement Perdagangan AS. Meski melambat, penjualan ritel di AS pada Maret diprediksi tetap naik bersamaan dengan stabilnya permintaan rumah. Hal tersebut mengirim sinyal bahwa harga BBM yang tinggi belum menggerus belanja. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi AS akan masih terlihat.
IHSG diperkirakan cenderung terkoreksi, menyusul melemahnya bursa global akhir pekan lalu. Disamping itu, secara teknis IHSG juga akan dipengaruhi aksi profit taking, karena menguat selama dua hari terakhir.
(dru/dru)











































