Pertumbuhan China dan kecemasan Eropa dorong pelemahan Wallstreet. Rilis data pertumbuhan ekonomi China sebesar 8.1% dibawah konsensus 8.35 dan pertumbuhan sebelumnya 8.9% memicu bursa Amerika. Dow jones melemah -1.6%, Nasdaq –2.2% dan S&P –1.98%. Meskpiun pada hari sebelumnya Wallstreet sempat rally dan menguat oleh rilis kinerja keuangan kuartal pertama beberapa emiten besar yang membaik namun sentimen negatif China dan Eropa khusunya kenaikan yield obligasi Spanyol dan Italia memberikan kecemasan pasar dan mendorong pelemahan bursa Amerika serta Eropa di akhir pekan kemarin. Dalam sepekan terkahir juga Dow jones -1.6%, Nasdaq -2.2% serta S&P –2.0% begitu juga dengan bursa Eropa rata-rata ditutup melemah cukup dalam pada penutupan perdagangan diakhir pekan. Beberapa data ekonomi yang dirilis masih dibawah konsensus seperti jobless claim dan indeks sentimen konsumer Michigan yang memicu kekhawatiran pertumbuhan ekonomi AS. Pekan ini beberapa data ekonomi yang aka dir ilis diantaranya retail sales (prior 1.1% & cons. 0.3%), Housing start (prior 0.698 M & cons. 0.700 M), Jobless claim (prior 380 K & cons. 365 K) serta Existing home sales (prior 4.59M & cons. 4.62 M).
Indeks Cenderung Melemah (Range 4,120—4.170). IHSG kembali ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya di level 4,159. Indeks juga sempat menguji resistance level yang berada di 4,170 namun belum mampu untuk melewatinya dan mengalami tekanan jual di akhir sesi bursa. Indeks dimungkinkan untuk kembali mencoba melewati level 4,170, akan tetapi stochastic yang berada di wilayah netral masih menunjukkan kecenderungan yang melemah sehingga berpotensi mengahambat laju kenaikan indeks dan bergerak melemah menuju support level di 4,120. Hari ini diperkirakan indeks bergerak pada kecenderungan melemah.
(dru/dru)










































