Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah

Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah

- detikFinance
Kamis, 19 Apr 2012 10:23 WIB
Mega Capital: Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah
Jakarta - Investor asing bukukan net selling, IHSG hanya naik tipis. Pasar saham Indonesia hanya mencatatkan kenaikan tipis di tengah naiknya pasar saham regional akibat aksi profit taking yang dilakukan oleh investor asing. Kemarin, investor asing mencatatkan posisi net selling sebesar IDR 139.5 miliar. Akibatnya IHSG hanya naik tipis +0.21% ke level 4,166 sementara sejumlah indeks saham regional naik cukup tinggi; diantaranya indeks Nikkei 225 naik 2.1%, Kospi +1%, Hang Seng +1.1% dan Shanghai +2%. Bullish yang terjadi di pasar regional ini tidak terlepas dari langkah IMF yang melakukan upgrade terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global menjadi +3.5% dari proyeksi sebelumnya +3.3%. Kembali ke pasar saham Indonesia, saham yang menjadi lagger movers adalah saham GGRM (-1.8%), BBRI (-0.7%) dan IMAS (-4.5%), sementara saham yang menjadi leader movers adalah saham UNTR (+2.6%), TLKM (+1.3%) dan CTRA (+10.7%).

Wall Street terkoreksi terkait saham teknologi. Kinerja yang dibawah harapan pasar dari saham Intel Corp. dan IBM Corp. membuat pasar saham Amerika terkoreksi. Intel hanya membukukan kenaikan Penjualan sebesar +0.5% serta Pendapatan IBM hanya naik +0.3%, dimana hal ini merupakan yang terendah sejak 3Q09, membuat pasar pesimis sehingga membuat indeks DJIA terkoreksi –0.63%, S&P 500 –0.41% dan Nasdaq –0.37%. Selain itu, pernyataan resmi dari Berkshire Hathaway Inc. bahwa Warren Buffett terdiagnosa kanker prostat tahap 1 membuat mood pasar tambah negatif. Dari data ekonomi, MBA Mortgage Index naik +6.9%, sementara Crude Oil Inventory naik +38% ke level 3.8 juta barrel. Namun demikian, meski oil inventory naik harga minyak mentah juga mengalami kenaikan sebesar +0.13% ke level USD 102.80/barrel, dimana hal ini merupakan suatu anomali. Malam nanti pasar akan menanti data Initial Jobless Claims (est. –1.32%), Existing Home Sales (est. +0.65%) dan Leading Indicators (est. +0.2%).

Indeks Fluktuatif, Cenderung Melemah (Range 4,145β€”4.175). IHSG kembali ditutup menguat di level 4,166 melanjutkan penguatan yang terjadi sebelumnya, indeks juga sempat mencoba untuk melewati resistance level di 4,175 namun belum mampu, kecenderungan naik yang terjadi selama sepekan terakhir diakhiri dengan munculnya spinning top pada candle yang mengindikasikan terjadinya pembalikan. Pelemahan dimungkinkan terjadi pada indeks yang mana berpotensi menguji support level pada equidistant channel yang berada di 4,145.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, stochastic yang berada di wilayah netral dengan kecenderungan menguat berpeluang untuk menahan laju pelemahan indeks. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif pada kecenderungan melemah.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads