Trading Ideas
Technical view: IHSG Gagal naik lebih lanjut pada perdagangan kemarin memberi indikasi IHSG untuk sementara akan konsolidasi dulu dengan perkiraan support sekitar level 4,149.3 dan resistance di level di level 4,179.2. Indikator teknikal secara umum terlihat cenderung tertekan lebih lanjut namun diperkirakan akan tertahan di support diatas. Untuk naik lebih lanjut IHSG minimal harus mampu bertahan sekitar level 4,169.3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RALS pendapatan di tahun 2011 naik 50,43% dibandingkan pendapatan di tahun sebelumnya.
Secara valuasi kebih murah dibandingkan peers nya yang sudah mencapai PER12f sebesar 25.5x.
RALS selama ini fokus terhadap market low-mid level, kenaikan upah UMR di Jakarta dan berbagai daerah lain nya berimbas sangat besar terhadap penjualan RALS. Jakarta sendiri untuk 2012 ini diperkirakan akan menaikan UMR nya sebesar 18%.
Key Takeaways on ESSA:
Tahun 2012 ini ESSA menargetkan kenaikan laba bersih naik 25%, dengan asumsi harga jual LPG sebesar USD675/ton (jauh dibawah harga jual pada 2011 yang sebesar USD842/ton). ESSA menjual LPGnya dengan harga internasional (link ke harga Saudi Aramco) dengan biaya pembelian gas yg relatif fixed sampai tahun 2022 (naik hanya 5 sen dollar setiap 5 tahun). Sementara saat ini, harga jual LPG di dunia sudah mencapai USD1230/ton, atau naik 67% dalam 5 bulan terakhir dikarenakan ketegangan di timur tengah, musim dingin di Eropa dan supply LPG yg kurang di kawasan Asia.. Melihat asumsi target harga penjualan nya yang konservatif, dan margin nya yang tinggi (margin 7M11 sekitar 72.8%), kami melihat masih ada kemungkinan peningkatan laba yang cukup tinggi oleh ESSA. BUY on ESSA, dengan TP Rp 2,850.
WINS mencoba break new high?
Secara fundamental nilai wajar untuk WINS ada di Rp540, dengan estimasi growth laba mereka mencapai 21%. Yang menarik dari WINS adalah, Kenaikan harga oil tidak berpengaruh banyak terhadap WINS, krn biaya bahan bakar mereka di tanggung oleh customer mereka. Sehingga kesimpulan nya, margin mereka tidak tertekan kenaikan bahan bakar.
Sektor Batubara mengalami pelemahan sejak awal bulan ini terkait dengan 2 hal yaitu, (i) turun nya harga batu bara hingga ke level USD102/ton (terendah sejak Dec 2010, -16% yoy), dan (ii) rencana pemerintah untuk menaikan pajak ekspor batubara.
Saat ini harga jual batubara di level USD102 sedang berada di level terendah nya sejak Dec 2010. Sementara, berdasarkan forecast kami, harja jual batubara dapat mencapai US$130/ton. Sementara berita mengenai kenaikan pajak ekspor batubara untuk saat ini seperti nya akan ditangguhkan. Secara short-term sektor batubara masih cenderung di negatif, dengan banyak nya sentimen yang beredar di market. Tapi secara long term, dengan harga saat ini saham-saham batubara masih sangat positive.
Technical Stock pick untuk hari ini:
1. Astra International Indonesia (ASII), Rp 72,750, BoW
Dari indikator teknikal terlihat koreksi harga saham ini mulai tertahan sekitar support trendline dengan perkiraan support berikutnya di level 71,400 dan resistance di level 73,500.
2.Bumi Serpong Damai (BSDE), Rp 1,440,SoS
Kenaikan harga saham ini diperkirakan mulai terbatas dengan perkiraan resistance terdekat di level 2,470 dan support di level 1,400.
3. Gudang Garam (GGRM), Rp 57,800, BoW
Koreksi harga saham ini diperkirakan juga mulai terbatas dengan perkiraan support sekitar level 57,400 dan resistance di level 59,900.
Special Mention:
ROTI Bagi dividen Rp 28 miliar
Upgrade TP CTRS menjadi Rp3,050
TINS Bagi Dividen Rp89,08/Saham
(ang/ang)











































