Wall Street terdongkrak earning results. Pasar saham Amerika mengalami kenaikan seminggu kemarin terdongkrak oleh kinerja keuangan emiten. Indeks DJIA naik +1.4% ke level 13,029 sementara S&P 500 naik +0.6% ke level 1,378. Dari 94 emiten yang telah melaporkan kinerja keuangan mereka, sebanyak 85% berhasil mengalahkan konsensus para analis. Selain itu, analis juga merevisi target pertumbuhan EPS 1Q12 menjadi +3.3% dari sebelumnya +1.7%. Untuk FY12 EPS diproyeksikan tumbuh sebesar +8.8%. Dari data ekonomi, Retail Sales naik +0.8% (est. +0.3%), Housing Starts anjlok β5.8% (est. +1.0%), Building Permits tumbuh +4.5% (est. β0.7%), Industrial Production tetap (est. +0.3%), Existing Home Sales turun β2.6% (est. +0.5%). Untuk minggu ini pasar akan menanti data Consumer Confidence (est. 69.8, prior 70.2), New Home Sales (est. +1.6%, prior β1.6%), Durable Goods Orders (est. β1.7%, prior +2.2%), Pending Home Sales (est. +1.0%, prior β0.5%) serta GDP 1Q12 (est. +2.5%, prior +3.0%). S elain itu, pasar juga menanti hasil FOMC meeting dimana the Fed diproyeksikan tetap mempertahankan Fed Fund Rate pada level 0.25%.
Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat (Range 4,160β4.195). IHSG mampu ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya berada di level 4,181, indeks sempat menguji support level 4,160 namun gagal melewatinya dan ditutup mampu melewati resistance level di 4,170, candle yang membentuk white closing marubozu memberikan peluang bagi indeks untuk kembali melanjutkan penguatannya menuju resistance level di 4,195, stochastic dan RSI masih berada pada kecenderungan menguat. Akan tetapi jika indeks berbalik melemah kemungkinan dapat menguji support level di 4,160. Hari ini diperkirakan indeks bergerak pada kecenderungan menguat.
(ang/ang)











































