Magnus Capital: IHSG Bergerak Sideways 4.120-4.215

Magnus Capital: IHSG Bergerak Sideways 4.120-4.215

- detikFinance
Senin, 23 Apr 2012 09:45 WIB
Magnus Capital: IHSG Bergerak Sideways 4.120-4.215
Jakarta - Pada Perdagangan jumat pekan lalu , IHSG bergerak sideways dan ditutup naik 17.65 poin ke level 4181.37 dengan transaksi senilai Rp 4.2 triliun dan asing membukukan net buying Rp 164.35 miliar. Penguatan indeks ditopang sektor konsumer hingga 1.1 % dan diikuti sektor aneka industri 0.9%

Indeks Dow jones pada perdagangan jumat pekan lalu juga ditutup menguat 65.16 poin ke level 13029.26, indeks dowjones berhasil menguat setelah mendapat sentimen positif dari laporan data keuangan kuartal I-2012 yang membaik , seperti Microsoft, GE dan Mc Donald`s setelah dua hari bertuturt-turut sebelumnya mengalami penurunan akibat sentimen dari laporan home sales dan jobless claim yang mengecewakan.

Indeks regional pagi ini dibuka melemah , diperkirakan akan memberi sentimen yang negatif terhadap pergerakan IHSG. Secara teknikal,IHSG berhasil membentuk bullish marubozu candlestick dan break dari garis resistance jangka pendek. Indikator Stochastic dan RSI bergerak sideways. IHSG diperkirakan akan bergerak sideways pada support 4120 dengan resistance 4215.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

UNTR: Perseroan akan membagikan dividen final sebesar Rp 450 per saham untuk tahun buku 2011. Dividen itu akan dibayarkan pada 30 Mei 2012.
IMAS: Perseroan akan melakukan stock split dengan rasio 1:2 , tujuannya untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham.
ENRG: Perseroan menargetkan produksi rata-rata blok Tonga PSC mencapai 1200 barel per hari (bph).Blok itu akan segera berproduksi tahun ini.
MASA: Perseroan menyiapkan dana US$ 60 juta atau sekitar Rp 540 miliar untuk pembangunan pabrik Ban di Khazakhstan.Total investasi pabrik mencapai US$ 300 juta.
ARNA:Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 30.4 miliar pada kuartal I-2012 atau naik 26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
BWPT: Perseroan mencetak kenaikan laba bersih kuartal I-2012 sebesar Rp 52% menjadi Rp 82.25 miliar.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads