Bursa regional menguat! Dari bursa Eropa dan Amerika, Dow naik +0.58%. Sementara bursa Eropa juga turut menguat pada perdagangan kemarin. Dax Jerman naik +1.03%, FTSE London +0.78%. Oil WTI punt terus menguat dan diperdagangkan di harga US$103.1/brl (+0.49%), harga batubara sendiri terus melemah ke level USD101.5/ton dan nilai tukar rupiah saat ini masih stabil diperdagangkan di harga Rp9,192/US$.
Trading Ideas
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa waktu yang lalu kami melakukan pembicaran via telpon mengenai hasil FY11 TLKM. Dari pembicaraan tersebut, TLKM berencana untuk terus fokus terhadap revenue dari market share mereka untuk tahun ini. Pihak perusahaan pun berencana untuk menaikan Dividen payout mereka menjadi 50-65%. TLKM berencana untuk membayarkan dividen sebesar Rp353/lembar. Sepanjang 2011 kemarin TLKM menghabiskan capex sebesar Rp16 triliun (2010 sebesar Rp15 triliun), dimana sekitar Rp6.8-7.5 triliun mereka menghabiskan untuk divisi Telkomsel mereka. Alokasi anggaran tersebut hampir mencapai 2x lipat anggaran yang dihabiskan XL atau Indosat.
Secara valuasi, untuk 2012 ini TLKM laba bersih perusahaan diharapkan dapat meningkat hingga +12% dibandingkan tahun 2011 kemarin, dengan estimasi bahwa marjin EBITDA mereka dapat tumbuh dari 51.3% menjadi 52.9%. Kami merevisi rekomendasi kami dari Trading Buy, menjadi BUY untuk TLKM dengan TP di Rp8,500 merefleksikan PER12f 12.1x dan PBV12f 1.4x.
Property Sector masih menjadi penguat IHSG dalam beberapa hari belakangan dimana kenaikan JAKPROP Index sudah naik sebesar +28.15% selama 3 bulan terakhir. Saat ini PER JAKPROP Index (Monthly basis) sudah mencapai 19.8x, atau masih inline dengan average PE nya selama 3 tahun terakhir yang sebesar 22.3x. Dengan pertumbuhan dari sektor property, rendah nya suku bunga, tinggi nya demand, dan relatif rendah nya supply unit rumah di Indonesia, kami melihat sektor property masih menjadi sektor yang masih dapat menguat ke depan nya.
Technical Outlook
IHSG hari cenderung mixed to up dengan perkiraan resistance berikutnya sekitar level 4,186.1 dan support di level 4,152.2 dengan daily risk saat ini sekitar level 51.64%. Indikator secara umum masih beklum memberikakan informasi yang cukup signifikan untuk kenaikan lebih lanjut kecuali hari ini IHSG mampu bertahan sekitar level 4,169.2. Stock Pick untuk hari ini:
1. Indo Tambangraya Megah (ITMG), Trading Buy
2. Surya Semesta Internusa (SSIA), Trading Buy
3. Wijaya Karya (WIKA), Acc.Buy
Special Mention:
Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS), Buy, TP Rp2,050 (OSK)
Energi Mega Persada (ENRG), Buy, TP Rp 295 (OSK)
Cahaya Kalbar (CEKA), Not Rated
(dru/dru)











































