Jakarta -
IHSG bergerak seiring dengan pergerakan bursa regional lainnya yang rata-rata ditutup menguat pada perdagangan Kamis (26/04), naik 16,663 poin (+0,4%) ke level 4180,306. Jumlah saham yang mengalami kenaikan sama banyak dengan yang turun, 120 saham, sedangkan yang aktif diperdagangkan namun nilainya tidak berubah sebanyak 97 saham. Total nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp 6,2 triliun melampoi rata-rata nilai transaksi harian. Meskipun IHSG tidak pernah menyentuh zona merah, namun empat sektor berakhir negatif dimana sektor pertanian (-1,03%) tertekan paling dalam, disisi lain sektor keuangan (+1,26%) mengalami kenaikan tertinggi. Saham Bank Mandiri, BMRI (+4,29%), menjadi motor penggerak kenaikan indeks dengan nilai transaksi mencapai Rp 597 miliar. Saham ini mencapai nilai tertingginya di tahun ini di level Rp 7300, pada tahun lalu BMRI sempat mencapai level Rp 8150.
IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan dengan menguji level 4197 sebagai level krusial untuk menuju level 4220. Bila tembus dan ditutup di atas level tersebut indeks memasuki fase bullish mengikuti indeks Dow Jones. Sinyal terefleksi dari indicator Stochastic yang membentuk pola golden cross. Di samping itu investor asing mulai membukukan transaksi net buy cukup besar. Tiga sector masih bertahan berada di area beli yakni sector property, infrastruktur dan konsumsi. Sementara sector industry dasar dan keuangan terlihat sinyal akan memasuki area beli. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 4170 hingga 4230.
(/)