Lautandhana Securindo: IHSG Positif

Lautandhana Securindo: IHSG Positif

- detikFinance
Jumat, 27 Apr 2012 10:28 WIB
Jakarta - Rise of the traditional stocks. Itu barangkali tema yang paling tepat untuk menggambarkan apa yang terjadi di bursa saham Jakarta beberapa hari terakhir ini. Sejumlah saham tradisional, yang mungkin sudah dilupakan oleh banyak investor, seperti BMRI, KLBF atau TLKM mulai memperlihatkan tajinya. Kami di LTC telah mencium gelagat ini di KLBF dengan memberikan dua kali rekomendasi beli dalam sebulan terakhir. Namun baru benar-benar percaya pada BMRI dan TLKM setelah result 1Q mereka keluar kemarin.

Pertumbuhan laba 28% pada KLBF adalah hal yang tidak biasa dalam bisnis perseroan. Biasanya investor cukup puas melihat bisnis KLBF tumbuh 10-15% saja. Lalu BMRI, pernah 'direndahkan' pasar karena margin pressure akibat turunnya yield obligasi yang menjadi aset perseroan dan kredit bermasalah di BLTA. Result 1Q BMRI justru menunjukkan kelasnya sebagai bank terbesar dengan mencatat laba sebesar Rp3,4 triliun atau naik 22,4% jika one time loan recovery dari Garuda yang dibukukan pada 1Q11 dikeluarkan.

Dan terakhir adalah TLKM. Saham ini nyaris tidak pernah masuk dalam daftar stock picks para analis karena industri telekomunikasi dianggap telah 'END'. Tapi kini analis barangkali akan berubah pikiran. Net profit TLKM di 1Q yang sebesar Rp3,32 triliun naik 17%. Itu adalah level profit tertinggi yang pernah dicatat Telkom sejak 1Q 2006!! Pengguna seluler Telkom naik 10% sedangkan pelanggan internetnya naik 36%. Saat ini Telkom tampaknya mulai menikmati hasil investasi besarnya di beberapa tahun sebelum ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga saham tradisional ini kami rekomendasikan Beli bagi pecinta saham berkelas dengan horizon investasi mid to long investment. Lalu untuk tujuan Trading short-term, layak melirik saham SSIA, ASRI, BSDE, RALS dan MAPI yang baru saja masuk atau diperbesar bobotnya dalam indeks MSCI small-caps.

(dru/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads