Wall Street terangkat data Pending Home Sales. Data Pending Homes Sales yang secara tidak terduga naik sebesar +4.1% di bulan Maret, dimana pasar hanya mengharapkan kenaikan maksimal sebesar +1%, menjadi katalis positif bagi pasar saham Amerika. Semalam indeks DJIA ditutup naik +0.87% ke level 13,204, S&P 500 +0.67% ke 1,399 dan Nasdaq +0.69% ke 3,050. Sementara itu, data Initial Jobless Claim menunjukkan adanya kenaikan +0.52% ke level 388 ribu orang. Namun demikian, indeks futures baik untuk DJIA, S&P 500 dan Nasdaq pagi ini berada pada teritori negatif terkait langkah lembaga rating Standard & Poorβs yang menurunkan rating surat hutang pemerintah Spanyol menjadi BBB+ dari A. Berdasarkan release yang dikeluarkan S&P, langkah ini dilakukan terkait kekhawatiran lembaga rating tersebut bahwa langkah pengetatan anggaran pemerintah Spanyol saat ini masih belum cukup. Kami perkirakan penurunan rating Spanyol ini juga akan menjadi katalis negatif bagi pergerakan pa sar saham Asia dan Indonesia hari ini.
Indeks Diperkirakan Menguat Terbatas (Range 4,160β4.185). IHSG mengalami technical rebound dan sempat mencoba untuk melewati resistance level di 4,195 namun akhirnya ditutup berada di level 4,180, indeks juga tampak melanjutkan masa konsolidasi yang terjadi selama lebih dari 3 pekan terakhir. Indeks dimungkinkan untuk kembali menguat jika mampu melewati resistance level terdekatnya di 4,185, stochastic mengindikasikan terjadi golden cross, namun tekanan jual yang terjadi di akhir sesi berpotensi menghambat laju kenaikan indeks yang jika terjadi koreksi dimungkinkan untuk kembali menguji support level di 4,160. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan yang menguat terbatas, dan penurunan rating Spanyol dapat membawa indeks melemah menguji support level tersebut di atas.
(dru/dru)











































