OSK Nusadana: Indeks Cenderung Menguat

OSK Nusadana: Indeks Cenderung Menguat

- detikFinance
Rabu, 02 Mei 2012 09:43 WIB
Jakarta - IHSG ditutup menguat 15 pts dan ditutup di level 4,195.9 (+0.36%) pada perdagangan kemarin. Consumer (+0.92%) dan Misc Industry (+0.89%) masih menjadi pendorong kenaikan IHSG, sementara sektor agriculture masih menjadi sektor yang turun pada perdagangan kemarin. Asing tercatat kembali melakukan net sell dalam jumlaah kecil, Rp 7 Milyar. Beberapa saham yang menjadi penguat market antara lain seperti PGAS, BDMN, ASII, UNVR, dan GGRM. Sementara saham-saham yang melemah antara lain TLKM, LSIP, CPIN, JSMR, dan PTBA.

Dari regional, bursa US dan Eropa menguat, Dow naik +0.50%, menyusul naik nya data manufaktur yang baru dikeluarkan pada bulan April. Sementara dari Eropa, FTSE +1.3% setelah beberapa hari sebelum nya sempat tertekan akibat sentimen negatif dari Spanyol.

Trading Ideas

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bank Bukopin (BBKP) hingga 1Q12 membukukan lonjakan pertumbuhan kredit 39% mencapai Rp 36,6 triliun dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp 26,3 triliun. Pertumbuhan kredit ini ditopang tiga segmen utama yakni segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), konsumer dan komersial. Peningkatan pertumbuhan kredit menjadi slah satu pemicu tumbuh nya laba bersih dari BBKP sepanjang 1Q12 yang tercatat sebesar Rp 181 Milyar (+16% qoq), dimana hasil ini cukup inline dengan estimasi kami dan konsensus. BBKP masih menjadi salah satu saham rekomendasi kami dari sektor perbankan, antara lain karena (i) valuasi murah, (ii) bisnis unik, dan (iii) 7% growth rate. Kami meng-upgrade target price untuk BBKP menjadi Rp 900 dengan rekomendasi BUY.

Malindo Feedmill (MAIN): Result dari 1Q12 mereka naik cukup signifikan dan inline dengan ekspektasi kami. Laba bersih naik mencapai Rp71 Milyar (+134% yoy), yang didorong oleh naik nya penjualan yang mencapai Rp758 Milyar (+16% yoy) dan gross marjin yang naik dari 13.4% 1Q11 menjadi 20.1% di 1Q12 ini. Untuk 2Q12 (Apr-Jun 2012), penjualan DOC (Day One Chicken) diperkirakan akan meningkat dikarenakan Ramadhan dan Idul Fitri yang jatuh pada bulan Juli dan Agustus. Pemesanan DOC untuk menyambut Ramadhan dan Idul Fitri diperkirakan akan mulai terefleksi pada 2Q12.

Secara valuasi, MAIN adalah salah satu saham yang mempunyai valuasi paling murah. Saat ini MAIN diperdagangkan di level 7.5x PER12, jauh lebih murah dibandingkan CPIN 15.2x atau JPFA 8.4x. Secara ROE, MAIN pun mempunyai return tertinggi dengan 46% (CPIN 41% dan JPFA 27%). Kami masih merekomendasikan BUY untuk MAIN dengan TP di Rp1,490.

Ciputra Development (CTRA), Results 1Q12 Inline

CTRA mencetak laba sebesar Rp83Milyar selama periode 1Q12, atau mencetak kenaikan sebesar 162% (yoy) dibandingkan tahun lalu dimana mereka hanya mencetak laba bersih pada 1Q11 sebesar Rp32 Milyar. Secara kuartal, CTRA mengalami penurunan laba sebesar -12% (qoq), pada 4Q11 lalu mereka mencetak laba Rp95 Milyar. Kenaikan laba ini antara lain didukung oleh kenaikan revenue (+46%) dan membaik nya gross margin yang naik dari 46% di 1Q11 menjadi 51% di 1Q12. Secara valuasi, kami menaikan NAV perusahaan sebesar 25% dari Rp1,022/saham menjadi Rp1,280/saham setelah melihat harga jual tanah yang semakin naik. Kami memberikan Target price untuk CTRA di harga Rp890 dengan memberikan diskon 30% dari NAV. Target price ini merefleksikan PER12 30.5x dan PBV12 2.5x.

Technical view: IHSG hari ini diperkirakan masih cenderung naik dengan perkiraan resistance berikutnya ke level 4,225.5 dan support di level 4,177.6. Dengan indikator teknikal secara umum masih bergerak positif diperkirakan kenaikan akan berlanjut jika sepanjang sesi pertama hari ini mampu bertahan minimal di level 4,193.6.Daily risk saat ini sekitar level 53.73 %.

Beberapa saham pilihan untuk hari ini antara lain:

1. Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), Acc.Buy

2.  Bakrieland Development (ELTY), BoW

3. Summarecon Agung (SMRA), Acc.Buy

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads