Jakarta - Pada Perdagangan kemarin, IHSG bergerak mixed dan ditutup naik tipis 4,7 poin ke level 4.224 dengan transaksi senilai Rp 5 triliun. Pergerakan indeks dibayangi melambatnya pertumbuhan ekonomi global menyusul data ekonomi dari China dan data manufaktur Eropa dan tenaga kerja yang kurang memuaskan.
Indeks Dow jones kemarin ditutup turun 61,98 poin ke level 13.206,59. Kemarin AS merilis data tingkat pengganguran Amerika serikat yang mengalami penurunan 27.000 menjadi 365.000, pertama kali dalam sebulan terakhir, dan ECB yang menetapkan Suku bunga pada level 1% gagal menjadi katalis pengerak indeks Wall Street.
Indeks regional dibuka melemah dan diperkirakan akan memberikan sentimen yang negatif terhadap pergerakan IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, diperkirakan indeks akan bergerak
mixed dengan kecenderungan melemah. Saham sektor tambang diperkirakan masih tertekan dalam jangka pendek, seiring rencana pelarangan ekspor mineral dalam bentuk mentah dan harga komoditas yang masih melemah. IHSG diprediksi akan bergerak pada support 4.180-4.250.
(dnl/dnl)