Peluang penguatan IHSG mencapai rekor tertinggi baru diperkirakan akan kembali terjadi pada beberapa sesi perdagangan berikut, meskipun dibayangi aksi ambil untung jangka pendek. Ini terutama ditopang kondisi perekonomian dalam negeri yang tumbuh positif dan kinerja emiten yang mencatatkan pertumbuhan laba kuat sepanjang kuartal I-2012.
Pada perkembangan lainnya, indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street tadi malam ditutup melemah masing-masing 0,47% dan 0,77%. Harga minyak mentah di AS mengalami penurunan hingga 2,61% di level US$ 102,47/barel. Pelemahan ini terutama disebabkan sejumlah data ekonomi yang keluar masih mixed.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini, pergerakan IHSG diperkirakan masih bervariasi dalam rentang konsolidasinya dengan kecenderungan terjadi aksi ambil untung. IHSG diperkirakan akan bergerak di level support 4.210 dan resisten di 4.250.
(dnl/dnl)











































