Phillip Securities: IHSG Rawan Profit Taking

Phillip Securities: IHSG Rawan Profit Taking

Phillip Securities - detikFinance
Jumat, 04 Mei 2012 09:45 WIB
Jakarta - IHSG mencatat level tertinggi baru setelah naik sebanyak 4,708 poin atau 0,11% menjadi 4.224,003 menutup perdagangan Kamis (3/5/2012) yang berjalan relatif datar. Lima sektor berakhir positif, di mana kenaikan terbanyak terjadi di sektor properti dan konstruksi yang naik 1,15%, diikuti sektor aneka industri yang naik 0,58% dan sektor perdagangan dan jasa yang juga naik 0,58%. Sementara indeks LQ 45 berakhir turun 0,730 poin atau 0,10% ke 717,777.

Indeks bursa-bursa regional Asia sebagian besar berakhir negatif pada perdagangan hari Kamis, dipimpin oleh turunnya saham-saham sektor perbankan. Kehati-hatian para pelaku pasar terjadi setelah data ketenagakerjaan zona Eropa yang dirilis kemarin menunjukkan meningkatnya jumlah pengangguran di zona tersebut menjadi 10,9% di bulan Maret. Selain itu, sebagian besar para pelaku pasar juga masih menunggu data klaim pengangguran AS (jobless claim) yang akan dirilis hari Kamis malam ini. Sebanyak 118 saham naik, 116 saham turun, dan sisanya 104 saham stagnan.

Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 4.123 miliar lembar saham senilai Rp 4,278 triliun. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 39,634 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham AS turun pada hari Kamis kemarin, setelah data pertumbuhan industri jasa yang melambat di AS. Selain itu, kehati-hatian para pelaku pasar juga terjadi menjelang dirilisnya data ketenagakerjaan AS hari ini.

Setelah kemarin membentuk rekor baru, hari ini sepertinya diprediksi akan sedikit terkoreksi. Bursa AS menurun kemarin disebabkan oleh data pertumbuhan industri jasa bulan April yang di bawah estimasi. Mayoritas bursa regional terimbas sentimen ini. Hal ini diprediksi juga akan dijadikan momentum investor untuk melalukan profit taking. Level support dan resistance IHSG hari ini kami perkirakan masing-masing akan berada di 4.200 dan 4.250.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads